
DENPASAR, BALIPOST.com – Koran Bali Post pada hari ini, Sabtu (10/1) menerbitkan beragam berita yang terjadi di seputar Bali dan Indonesia.
Dari Bali di ambang kerusakan permanen hingga MBG di Bali menargetkan 355 SPPG.
Berikut 5 berita yang disajikan Koran Bali Post pada hari ini:
1. Bali di Ambang Kerusakan Permanen
Denpasar (Bali Post) —
Temuan Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali mengungkapkan berbagai potensi kerusakan akibat masifnya pembangunan sarana akomodasi pariwisata.
Tercatat sekitar 21 pelanggaran serius terhadap tata ruang, lingkungan, dan perizinan di sejumlah wilayah Bali yang ditemukan selama 3 bulan terakhir.
Bali disebutkan berada di ambang kerusakan permanen jika tidak segera dilakukan tindakan penertiban. Bali akan habis tak bersisa dalam lima hingga 10 tahun lagi.
2. Pariwisata Perlu Pembenahan Menyeluruh
Denpasar (Bali Post) —
Sektor pariwisata Bali saat ini menghadapi sejumlah tantangan serius yang berpotensi menggerus daya saing Pulau Dewata sebagai destinasi wisata dunia.
Persoalan sampah, kemacetan lalu lintas, hingga isu keamanan perlu segera ditangani secara komprehensif.
Terlebih, hingga kini perekonomian Bali masih sangat bergantung pada sektor pariwisata.
3. Selat Lombok Dilanda 255 Gempa dalam Lima Hari
Denpasar (Bali Post) –
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat peningkatan aktivitas gempa bumi tektonik di wilayah Selat Lombok selama periode 5–9 Januari 2026 hingga pukul 06.00 Wita.
Berdasarkan hasil analisis BMKG, tercatat sebanyak 255 kejadian gempa bumi dengan episenter berada di laut dan magnitudo berkisar antara 1,4 hingga 2,8.
4. Tawur Kasanga Tetap Digelar Saat Tilem
Denpasar (Bali Post) –
Pasamuhan Madya Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Bali memutuskan bahwa pelaksanaan Tawur Kasanga tetap dilaksanakan pada Tilem Kasanga.
Sedangkan, Tapa Brata Panyepian tetap sehari setelahnya.
Keputusan tersebut diambil dalam Pasamuhan Madya yang digelar, di Kantor PHDI Provinsi Bali, Jumat (9/1) sore.
5. Progam MBG di Bali, Targetkan 355 SPPG, Baru 147 Beroperasi
Denpasar (Bali Post) –
Badan Gizi Nasional (BGN) Provinsi Bali mencatat kebutuhan Satuan Pelayanan Pemenuhan
Gizi (SPPG) di Bali masih cukup tinggi.
Dari target penyediaan 355 SPPG, baru 147 SPPG yang beroperasi.
Sementara jumlah penerima mencapai sekitar 1 juta orang mayoritas merupakan peserta didik. (*)










