Paiketan Puri Buleleng Sambut Positif Rencana Pengembangan Kawasan Heritage. (BP/Yud)

SINGARAJA, BALIPOST.com – Rencana pengembangan kawasan heritage di Kabupaten Buleleng mendapat sambutan positif dari berbagai pihak. Salah satunya datang dari Paiketan Puri Buleleng yang menyatakan dukungan penuh terhadap upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng dalam menghidupkan kembali nilai-nilai sejarah dan kejayaan masa lampau.

Dukungan tersebut terungkap saat Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra bersama Wakil Bupati Gede Supriatna, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Buleleng I Putu Adipta Eka Putra, Kepala Dinas Kebudayaan I Nyoman Wisandika, serta Camat Buleleng Putu Gopi Suparnaca, bertemu dengan para penglingsir puri yang tergabung dalam Paiketan Puri Buleleng di Puri Kanginan, Kelurahan Kampung Singaraja, Kecamatan Buleleng, Kamis (8/1).

Baca juga:  Putri Suastini Koster Motivasi Siswa Untuk Bijak Memanfaatkan Teknologi Informasi

Mewakili para penglingsir puri, Anak Agung Wiranatha Kusuma menyampaikan bahwa Paiketan Puri Buleleng mendukung penuh rencana pembangunan kawasan heritage tersebut. Menurutnya, puri-puri di Buleleng merupakan bagian penting dari sejarah yang masih hidup hingga saat ini dan patut dilibatkan dalam perencanaan pembangunan berbasis budaya.

“Kami tidak bisa membantu banyak secara materi. Namun dari sisi ide dan konsep, kami siap memberikan masukan agar pembangunan kawasan heritage ini benar-benar berakar pada sejarah Buleleng,” ujarnya.

Ia menambahkan, Buleleng memiliki sejarah panjang yang autentik, baik pada masa kerajaan maupun setelah kemerdekaan. Oleh karena itu, pengembangan kawasan heritage diharapkan mampu menyambungkan kembali mata rantai sejarah yang ada, dimulai dari penetapan titik nol daerah pusaka.

Baca juga:  Dikawal FBI, Heather Mack dan Anaknya Dideportasi

Menurutnya, pembangunan kawasan heritage tidak hanya penting untuk pelestarian sejarah, tetapi juga berpotensi mendorong pertumbuhan perekonomian daerah, khususnya di sektor pariwisata. Dengan demikian, kejayaan Buleleng di masa lalu diharapkan dapat kembali bangkit.

“Khususnya di bidang pariwisata, sehingga kejayaan Buleleng pada masa lampau bisa dihidupkan kembali,” katanya.

Sementara itu, Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra mengungkapkan bahwa pertemuan dengan Paiketan Puri Buleleng memberikan banyak masukan berharga, terutama terkait sejarah berdirinya Buleleng dan Kota Singaraja. Masukan tersebut nantinya akan dijadikan rujukan dalam perencanaan dan pengembangan kawasan heritage.

Baca juga:  Januari-Mei 2021, BPKN Catat Ribuan Pengaduan dengan Kerugian Rp 1 Triliun

“Masukannya sangat banyak dan bernilai. Para penglingsir puri yang hadir sangat memahami sejarah Buleleng secara mendalam,” ujarnya.

Bupati asal Desa Bontihing, Kecamatan Kubutambahan ini juga menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dan dukungan solid dari Paiketan Puri Buleleng. Ia menilai, kekompakan puri-puri di Buleleng menjadi modal penting dalam mewujudkan kawasan heritage sebagai warisan sejarah Gusti Anglurah Panji Sakti.

“Semoga dengan pengembangan kawasan heritage ini, kejayaan Buleleng dapat bangkit kembali dan Buleleng semakin maju ke depannya,” pungkasnya. (Yudha/balipost)

BAGIKAN