Petugas mengevakuasi jasad Ln di kos, Jalan Pulau Bungin Gang Listrik, Pedungan. (BP/istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Warga di Jalan Pulau Bungin Gang Listrik, Pedungan, Denpasar Selatan (Densel), dihebohkan penghuni kos berinisial Ln meninggal. Sebelumnya perempuan yang belum diketahui identitas aslinya ini dipanggil-panggil oleh temannya. Saat pintu kamar kosnya didobrak, korban ditemukan meninggal, Selasa (6/1). Sebelum meninggal korban sempat diajak berobat karena sakit kolesterol. Namun korban menolak karena takut disuntik.

Menurut sumber, Rabu (7/1), sejumlah saksi diminta keterangan oleh anggota Polsek Densel. Dari keterangan Kadek Murtini (51), pukul 13.00 Wita ia sempat melewati kamar korban. Seperti biasa ia memanggil-manggil nama korban namun tidak ada jawaban. Karena tidak ada jawaban Murtini lanjut pulang ke rumahnya.

Baca juga:  Puluhan Travel Tak Berizin Ditilang di Gilimanuk

Pukul 15.00 Wita Murtini curiga dikarenakan korban sama sekali tidak keluar kamar. Ia  coba lagi menghampiri kamar korban dan menggedor pintu tersebut sembari memanggil nama korban.  Namu tetap tidak ada respon.

Akhirnya Murtini memanggil cucunya, Kadek Agustina (26). Akhirnya pintu kamar korban dibuka paksa dengan cara ditendang.

“Pintu kamar korban akhirnya terbuka. Mereka melihat tubuh korban tergeletak di dekat pintu,” kata sumber.

Baca juga:  Diserempet Truk Berkecepatan Tinggi, Arlini Meninggal di RS

Sementara menurut pacar korban,  Gede Arka (40), pada Selasa (6/1)  pukul 08.00 Wita kerja proyek bangunan di Jalan Pantus Sari, Sidakarya. Pukul 16.00 Wita ia tiba-tiba ditelepon oleh pemilik kos, Made Sujana lewat HP temannya, Komang Bangsing.  Ia disuruh segera pulang kos karena pacarnya pingsan. Arka langsung ke TKP dan melihat pacarnya meninggal.

“Saksi pacaran sekitar 1 tahun. Selama ini korban sakit kolesterol dan sempat  kumat pada 31 Desember 2025. Sempat diajak berobat namun korban tidak mau karena  takut disuntik,” tegasnya.

Baca juga:  Tabanan Ekspor 10 Ton Beras Merah Cendana

Pukul 20.15 Wita jasad korban dibawa ke RSUP Prof.  Ngoerah, Sanglah, Denpasar, menggunakan ambulans BPBD Kota Denpasar.

Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya belum bisa dikonfirmasi terkait peristiwa tersebut.(Kertha Negara/balipost)

BAGIKAN