
KUPANG, BALIPOST.com – Tim SAR gabungan mengevakuasi satu jasad yang diduga warga negara Spanyol yang hilang di perairan Labuan Bajo karena kapalnya, KM Putri Sakinah, tenggelam pada 26 Desember 2025 di perairan Pulau Padar, Kabupaten Manggarai Barat, NTT. Dengan penemuan jasad ini, tinggal satu lagi yang masih dicari setelah sebelumnya tim gabungan berhasil menemukan 2 jasad yang telah diidentifikasi sebagai korban hilang di perairan Labuan Bajo.
“Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dengan jarak 7,48 nautical mile dari lokasi awal kapal tenggelam,” kata Kepala Kantor SAR Maumere selaku SMC (SAR Mission Coordinator) Fathur Rahman, Selasa (6/1) dikutip dari Kantor Berita Antara.
Jasad korban ditemukan setelah pada pukul 14.30 WITA tim SAR gabungan menerima informasi dari nelayan setempat yang melaporkan menemukan bangkai KM Putri Sakinah.
Di dalam bangkai kapal tersebut ditemukan satu korban yang diduga adalah anak dari pelatih Valencia yang jasadnya sudah ditemukan pada Minggu (4/1) lalu.
Dia menjelaskan, di hari ke-12 pencarian tim SAR melaksanakan penyisiran di pulau-pulau terdekat dengan menurunkan sonar serta penyelam.
Setelah menemukan korban yang diduga anak dari pelatih tim perempuan Valencia FC B itu, tim gabungan dengan menggunakan KN SAR Puntadewa 250 langsung mengevakuasi korban menuju Pelabuhan Marina Labuan Bajo.
Hal dilakukan guna tindakan lebih lanjut serta diserahkan ke Tim DVI Polres Manggarai Barat untuk mengidentifikasi jasad korban.
Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra mengatakan pihak DVI Polres Manggarai Barat masih melakukan identifikasi untuk memastikan bahwa jasad yang ditemukan itu adalah WNA Spanyol.
“Kita masih menunggu hasil identifikasi dari DVI,” katanya.
Sebelumnya, kecelakaan laut menimpa kapal motor Putri Sakinah yang mengangkut wisatawan di perairan Selat Pulau Padar, Labuan Bajo, NTT.
Kapal pinisi itu membawa 11 penumpang yang terdiri atas enam wisatawan mancanegara asal Spanyol, satu orang pemandu wisata, serta empat orang kru kapal.
Dari total 11 orang yang berada di atas kapal, tujuh orang berhasil diselamatkan. Sedangkan empat orang lainnya dinyatakan hilang. (kmb/balipost)









