Petugas melakukan penanganan pohonnn tumbang di Desa Kedisan, Kintamani Sabtu (3/1). (BP/Istimewa)

BANGLI, BALIPOST.com – Sebuah pohon beringin berukuran besar tumbang di areal Pura Dalem Kahuripan, Desa Kedisan, Kintamani, pada Jumat (2/1). Kejadian tersebut mengakibatkan kerusakan bangunan serta kendaraan milik warga setempat.

Menurut informasi peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 23.00 WITA. Pohon yang tumbang menimpa rumah sekaligus warung milik I Wayan Mentira dan mengakibatkan kerusakan teras/plafon warung. Kerusakan atap juga dialami sebuah green house akibat tertimpa ranting pohon.

Tak hanya itu pohon tumbang juga menimpa satu unit kendaraan roda empat, kendaraan roda dua, perangkat sound system milik warga.

Baca juga:  Angin Kencang Terjang Pantai Kedungu, Belasan Kios Pedagang Rusak

Menindaklanjuti laporan kejadian tersebut personel Pos Pol Airud Kedisan Sabtu (3/1) pagi langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan awal. Kasat Pol Airud Polres Bangli, AKP Ni Nyoman Padmawati, menyampaikan bahwa pihaknya segera melakukan langkah-langkah pengamanan guna mencegah potensi bahaya lanjutan.

“Sekitar pukul 08.10 WITA, personel kami langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan pengamanan lokasi serta membantu proses evakuasi,” jelas AKP Ni Nyoman Padmawati.

Baca juga:  Rumah Rusak Tertimpa Pohon, Enam Warga Mengungsi

Dalam pelaksanaan tugas di lapangan, pihaknya bersinergi dengan Bhabinkamtibmas Desa Kedisan, Babinsa Desa Kedisan, BPBD Kabupaten Bangli, serta masyarakat setempat untuk melakukan pembersihan dan evakuasi pohon tumbang.

Kepala Pelaksana BPBD Damkar kabupaten Bangli I Wayan Wardana mengatakan tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Estimasi kerugian masih pendataan.

Diperkirakan penyebab pohon tumbang disamping karena dampak cuaca ekstrem juga akibat adanya pelapukan pada pangkal pohon yang diperkirakan berusia ratusan tahun itu.

Baca juga:  Pembongkaran Bangunan di Pantai Bingin, Niluh Djelantik Angkat Bicara Soal Nasib Karyawan Terdampak

Pihaknya kembali mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap kondisi cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi serta dampak bencana yang dapat ditimbulkan seperti angin kencang, tanah longsor, banjir , sambaran/kilatan petir. Masyarakat diimbau senantiasa mengikuti himbauan Pemerintah (BMKG, BNPB, BPBD). “Oleh BMKG situasi ini diprediksi masih akan berlangsung sampai besok dan tidak menutup kemungkinan akan berpotensi masih terjadi dalam sepekan kedepan,” kata Wardana. (Dayu Swasrina/balipost)

BAGIKAN