- Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya dan Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto menghadiri doa bersama di Hotel Discovery Kartika Plaza, Kuta. (BP/Istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Sebagai bentuk empati dan solidaritas terhadap para korban bencana alam yang terjadi di wilayah Sumatera dan Aceh, menjelang pergantian tahun Polda Bali menggelar doa bersama di Hotel Discovery Kartika Plaza, Kuta, Badung, Rabu (31/12).

Doa bersama tersebut melibatkan lima pemuka agama, yakni perwakilan Hindu, Budha, Islam, Kristen, dan Konghucu, secara bergiliran memanjatkan doa demi keselamatan, kekuatan, ketabahan bagi para korban serta keluarga yang terdampak bencana alam.

Baca juga:  Polres Gianyar dan Ojol Gelar Doa Lintas Agama

Kegiatan tersebut dihadiri Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto, Wakapolda Bali Brigjen Pol. I Komang Sandi Arsana, Ketua DPRD Provinsi Bali Dewa Made Mahayadnya dan Wakil Gubernur Bali Nyoman Giri Prasta.

Momentum pergantian tahun ini dimaknai sebagai waktu yang tepat untuk meneguhkan nilai kemanusiaan, empati, kepedulian, dan solidaritas antarumat beragama, khususnya bagi masyarakat yang tengah menghadapi musibah.

Baca juga:  Tersangka Kasus Korupsi Bedah Rumah Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor

Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol. Ariasandy mengatakan, kegiatan doa bersama ini merupakan wujud kepedulian nyata Polri bersama seluruh elemen masyarakat. “Melalui doa bersama lintas agama ini, kami ingin menunjukkan bahwa di tengah perbedaan keyakinan, kita tetap bersatu dalam nilai kemanusiaan,” ujarnya.

Menurutnya pergantian tahun kali ini menjadi momentum untuk menumbuhkan empati, dan memperkuat solidaritas. “Mendoakan saudara-saudara kita di Sumatera agar diberikan kekuatan dan ketabahan menghadapi bencana,” imbuh Kombes Ariasandy.

Baca juga:  Tambah Lagi, Korban Jiwa Gudang Elpiji Terbakar Jadi 14 Orang

Lulusan Akpol tahun 1998 ini berharap doa bersama ini dapat membawa ketenangan, harapan, serta semangat kebersamaan bagi seluruh masyarakat Indonesia, sekaligus mempererat sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan tokoh lintas agama dalam menjaga persatuan dan kedamaian bangsa. (Kerta Negara/balipost)

BAGIKAN