Pihak kepolisan bersama BPBD Karangasem saat berada di lokasi sambaran petir yang menyebabkan meninggalnya seorang bocah 8 tahun pada Rabu (3/12). (BP/Istimewa)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Nasib nahas dialami oleh, I Kadek Devandra Saputra. Bocah delapan tahun asal Desa Bhuana Giri, Kabupaten Karangasem tersebut dinyatakan meninggal dunia setelah disambar petir, pada Rabu (3/12) sore.

Kalak BPBD Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa, Kamis (4/12) menuturkan insiden tersebut terjadi sekitar pukul 17:30 WITA.

Saat itu korban sedang bermain di bawah pohon mangga bersama sepupunya, berinisial IKANP. Saat kejadian itu, cuaca sehabis hujan dan tiba-tiba ada sambaran petir.

Baca juga:  Kemenag Perkenalkan Skema Murur dan Tanazul dalam Ibadah Haji 2025

“Akibat kejadian tersebut, keduanya pingsan, kejadian pertama kali diketahui oleh ibu dari Kadek Devandra Saputra, selanjutnya keduanya dibawa ke Rumah Sakit Balimed untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut,” ujarnya.

Tapi nasib berkata lain, setelah dilakukan pengecekan oleh pihak dokter, korban Devandra sudah tidak ada denyut nadi, sehingga dinyatakan meninggal dunia dan selanjutnya akan di antar ke rumah duka.

“Sementara untuk sepupunya selamat dati maut dan sudah dipulangkan,” ucap Arimbawa. (Eka Parananda/balipost)

Baca juga:  Hadiri HUT ST Satya Mukti Mayungan Baturiti, Bupati Giri Prasta Ajak Sekaa Teruna Hindari Narkoba
BAGIKAN