Roti tawar yang menjadi salah satu menu MBG kondisinya jamuran dan sudah mendekati kedaluwarsa. (BP/Istimewa)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Orangtua siswa TK Negeri Pembina Karangasem mengeluhkan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diterima siswa pada, Senin (17/11). Pasalnya, menu yang diterima sejumlah anak kondisinya busuk dan nyaris kedaluwarsa sehingga tidak layak untuk dikonsumsi.

Salah satu orangtua siswa TKN Pembina Karangasem, Ni Wayan Aryaningsih sangat menyayangkan menu MBG yang diterima. Sebab, anaknya memperoleh makanan yang memasuki waktu kedaluwarsa dan ada juga yang jamuran.

Baca juga:  Cegah Keracunan MBG, Kemendagri Rapat dengan Seluruh Kepala Daerah

“Tadi dapat buah apel, pir, edamame, kelengkeng, susu kemasan satu liter, roti tawar. Dan dari menu yang diterima, roti tawar masa expired lagi dua hari,” ujarnya, Senin (17/11).

Aryaningsih berharap pihak sekolah bisa menindaklanjuti keluhan sejumlah orangtua. Pasalnya, selain anaknya, siswa lain juga ada yang mendapatkan menu yang rusak.

“Semoga keluhan ini bisa diteruskan ke pihak MBG atau SPPG, sehingga kejadian seperti ini tak terulang kembali. Kasihan anak-anak dapat menu seperti ini, karena bukan sehat yang didapat, tapi malah bisa keracunan,” tegas Aryaningsih.

Baca juga:  Diminta Mundur oleh Krama, Ini Kata Bendesa Karangasem

Menyikapi hal itu, Kasek TK Negeri Pembina Karangasem, Dewa Ayu Anom Pratiwi mengaku menerima sejumlah keluhan dari orangtua siswa terkait menu MBG yang diterima anaknya.

“Tadi saya sudah sampaikan ke pihak MBG, karena banyak orangtua yang komplin akibat menu yang diterima. Tadi mereka cuma minta maaf masalah jajan saja, katanya salah mereka gak ngecek,” kata Anom.

Anom mengatakan kondisi tersebut juga sudah disampaikan ke Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Karangasem. “Sudah kami laporkan ke pak kadis. Dan akan ditindak lanjut,” imbuhnya. (Eka Parananda/balipost)

Baca juga:  Hingga Oktober 2025, Realisasi Target MBG Bali Masih Rendah
BAGIKAN