Sebuah gudang kayu milik Wayan Prima Martawan di Desa Sari Mekar, Buleleng terbakar pada Rabu, (29/5). (BP/Istimewa)

SINGARAJA, BALIPOST.com – Sebuah gudang kayu milik Wayan Prima Martawan di Desa Sari Mekar, Buleleng terbakar pada Rabu, (29/5) pukul 17.00 WITA. Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian mencapai Rp 30 juta.

Kasi Humas Polres Buleleng, AKP Gede Darma Diatmika dikonfirmasi, Kamis (30/5) mengatakan, kejadian kebakaran itu pertama kali diketahui oleh karyawan korban, Muhammad Zaunuidin. Saat itu, saksi berada di rumah korban yang lokasinya berdekatan dengan gudang kayu.

Baca juga:  Rekapitulasi Sementara, Ganjar-Mahfud Menang di Desa Sembiran

Saat itu, saksi melihat ada kepulan asap yang berasal dari tempat pembuangan limbah kayu. Curiga dengan hal itu, saksi dan korban bergegas ke lokasi.

Korban kaget melihat api sudah menjalar ke gudang kayu. “Selanjutnya korban bersama warga berusaha memadamkan api. Karena api semakin membesar, korban menghubungi pemadam Kebakaran,” jelas AKP Diatmika.

AKP Darma menyebut, petugas pemadam kebakaran berhasil menjinakkan kobaran api sekitar pukul 18.30 WITA dengan menghabiskan tiga tangki air. Akibat kejadian itu, satu bangunan gudang kayu hangus terbakar.

Baca juga:  Diuji Coba 10 Bulan, Transportasi Publik SMART Ubud Minim Pengguna

Korban, kata dia, tidak melaporkan kejadian kebakaran karena dianggap musibah.”Tidak ada korban jiwa maupun luka. Namun kerugian diperkirakan sekitar Rp 30 juta,” imbuh AKP Darma. (Nyoman Yudha/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *