SEMARAPURA, BALIPOST.com – Lingkungan Pura Goa Lawah di Desa Adat Pesinggahan, Kecamatan Dawan, Klungkung, kini nampak semakin tertata. Tidak hanya areal untuk pelaksanaan upacara agama, tetapi juga sarana pendukungnya, yakni puluhan kios di selatan Pura Goa Lawah.

Warga lokal mendapat prioritas untuk menempati seluruh kios tersebut, sebagai upaya Desa Adat Pesinggahan, untuk memberdayakan masyarakat lokal.

Bendesa Adat Pesinggahan, I Wayan Sujana, saat ditemui pada Senin (20/5) mengatakan areal kios tersebut kini sudah semakin nyaman untuk dikunjungi. Penataannya dilakukan pemerintah daerah sejak tahun 2022.

Baca juga:  Gubernur Koster Ajak Anggota Dewan Terpilih Bersama-sama Bangun Bali

Tidak hanya dibangun puluhan kios, namun penataan dilakukan secara menyeluruh. Termasuk pembangunan patung kelelawar pada tahun berikutnya sebagai ikon Pura Goa Lawah di sebelah timur kompleks kios-kios tersebut.

Saat ini terhadap keberadaan pedagang acung, Sujana mengatakan sudah melaporkan hal itu kepada Satpol PP Pemkab Klungkung. Nantinya, mereka akan ditertibkan Satpol PP, agar keberadaannya tidak mengganggu para pemedek yang tangkil ke Pura Goa Lawah. (Bagiarta/balipost)

Baca juga:  Ogoh-ogoh Desa Adat Dauhwaru Gunakan Bahan Gabah

Tonton selengkapnya di video

BAGIKAN