Wayan Suyasa. (BP/Istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Badung tetap membuka ruang untuk berkoalisi dengan partai lain. Meskipun perolehan kursi Partai Golkar dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) menunjukkan angka 24 persen di DPRD Badung.

Koalisi dianggap sebagai strategi untuk memperkuat pengawalan terhadap aspirasi masyarakat dalam Pilkada serentak yang akan digelar pada 27 November 2024.
Ketua DPD Partai Golkar Badung, I Wayan Suyasa, mengungkapkan bahwa koalisi merupakan langkah yang pasti dalam perhelatan Pilkada 2024. Meskipun memiliki potensi untuk mengusung calon sendiri dengan perolehan kursi tersebut.

Baca juga:  5 Parpol Setor Berkas Bacaleg ke KPU Denpasar

“Berkoalisi itu pasti, satu berkoalisi dengan masyarakat karena memilih figur bukan partai, kedua koalisi dengan partai-partai searah dan mau berjuang di Pilkada,” ujar Suyasa, Sabtu (27/4).

Lebih lanjut, Suyasa menyatakan rencananya untuk segera melakukan pertemuan dengan ketua-ketua partai politik lainnya di Badung. Dia juga berharap agar koalisi di tingkat nasional antara Partai Golkar, Gerindra, Demokrat, dan partai lainnya dapat terulang.
Menurut Suyasa, koalisi ini sangat penting demi kepentingan masyarakat karena akan memunculkan fungsi kontrol yang baik dalam pemerintahan. “Kami inginkan politik yang sehat, tidak dominan oleh satu kekuatan saja, sehingga aspirasi masyarakat dapat berkembang dengan baik,” ungkapnya.

Baca juga:  Safari Gerakan Nasional Gemar Membaca di Badung, Wujudkan Masyarakat Berbudaya Baca

Suyasa, menghormati keputusan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang kemungkinan besar akan mengusung pasangan calon sendiri dalam Pilkada Badung 2024. Sebab, menghargai keputusan masing-masing partai adalah hal yang penting, karena setiap partai bertujuan memberikan yang terbaik bagi Kabupaten Badung.

“Kami berkomunikasi dengan partai lain dan menunggu langkah-langkah selanjutnya, yang tentunya akan menghasilkan visi dan misi yang baik untuk kemajuan Badung,” tambahnya.

Baca juga:  Pascakongres, PDI-P Bali Konsolidasi Persiapan Pilkada 2020

Dengan demikian, persiapan untuk Pilkada 2024 di Kabupaten Badung telah dimulai dengan serangkaian langkah politik dan komunikasi antarpartai untuk memastikan proses berjalan dengan baik dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat setempat. (Parwata/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *