Petugas melakukan olah TKP IRT meninggal di kamar kos. (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Penyebab meninggalnya ibu rumahtangga (IRT) asal NTT berinisial CER (29) masih jadi tanda tanya. Untuk memastikan penyebab meninggalnya korban akan dilakukan autopsi di RS Bali Mandara, Sanur, Denpasar Selatan (Densel).

Kapolsek Densel Kompol Ida Ayu Made Kalpika Sari, didampingi Panit Opsnal Unit Reskrim Ipda Mediana Dwyja, Jumat (23/2) menjelaskan, jasad korban masih dititipkan di RS Bali Mandara. Selanjutnya akan dilakukan pemeriksaan forensik atau autopsi terhadap korban pada Sabtu (24/2) pukul 14.00 WITA.

Baca juga:  Perajin Anyaman Bambu Ditangkap Gunakan Narkoba

“Untuk itu kami masih menunggu hasil autopsi, semoga cepat keluar hasilnya,” tegasnya.

Terkait ditemukan kejanggalan oleh dokter RS Bali Mandara, Kompol Kalpika menjelaskan memang ada perbedaan hasil pemeriksaan kondisi jasad korban dengan kondisi orang gantung diri pada umumnya. Sedangkan hasil pemeriksaan delapan saksi tidak ada yang mendengar keributan antara korban dengan suaminya.

“Dari pemeriksaan rekaman CCTV tidak ada keanehan. Terlihat suami korban masuk rumah dan sampai keluar dengan menaikan istrinya ke mobil hanya tujuh menit, jadi sangat cepat,” ujarnya.

Baca juga:  Taekwondo Bali Berjaya di Kejurnas Wilayah 6

Seperti diberitakan, ibu rumahtangga (IRT) asal NTT berinisial CER (29) ditemukan meninggal di kamar kosnya, Sidakarya, Denpasar Selatan (Densel), Rabu (21/2). Korban ditemukan tergantung di oleh suaminya, DBYS (29) setelah datang beli rokok di warung.

Hasil pemeriksaan dokter RS Bali Mandara, denyut nadi dan respon tidak ada, replek pupil/mata tidak ada gerakan. Dari pemeriksaan fisik luar tampak bekas jeratan tali di leher depan lurus tapi terputus sampai bawah telinga kanan dan kiri. Tidak ditemukan air seni dan kotoran lazimnya korban gantung diri. (Kerta Negara/balipost)

Baca juga:  Kecelakaan Bus di Tol Semarang-Batang, Tujuh Orang Meninggal
BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *