Seorang sukarelawan berinteraksi dengan anak-anak selama kegiatan stimulasi dan bantuan psikologis di sebuah sekolah yang berafiliasi dengan Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) di kota Khan Younis, Jalur Gaza selatan, 23 November 2023. (BP/Antara)

JENEWA, BALIPOST.com – Komisioner Jenderal Badan PBB untuk Urusan Pengungsi Palestina (UNRWA) Philippe Lazzarini mengecam pasukan Israel yang secara langsung menyerang pusat pelatihan yang dikelola badan PBB itu.

UNWRA menyebut aksi Israel itu sebagai aksi terang-terangan yang melanggar aturan dasar perang.

“Israel kembali terang-terangan tak mempedulikan hukum dasar perang,” kata Philippe Lazzarini, dikutip dari Kantor Berita Antara.

Menggunakan platform X untuk mengungkapkan pandangannya mengenai “hari mengerikan yang kembali terjadi di Gaza,” di mengungkapkan sekitar 30.000 orang mengungsi di tempat UNWRA itu.

Baca juga:  Wamenkumham Nilai Surat PBB Soal KUHP Terlambat

Menurut dia, jumlah korban tewas mungkin lebih banyak lagi.

“Kompleks itu merupakan fasilitas PBB yang ditandai secara jelas dan koordinatnya dibagikan kepada Otoritas Israel seperti yang kami lakukan di semua fasilitas kami,” kata dia

Tim UNRWA dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) berusaha mencapai Pusat Pelatihan Khan Yunis, kata Direktur UNRWA di Jalur Gaza, Tom White, lewat unggahannya dalam X.

Serangan tersebut merenggut korban jiwa dalam jumlah besar. (kmb/balipost)

Baca juga:  Sinergikan Penanganan COVID-19 dengan Kearifan Lokal, PBB Terkesan dengan Gubernur Koster 
BAGIKAN