Air -Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karangasem kembali mendistribusikan air bersih ke warga yang ada di Banjar Dinas Bukit Catu, Desa Seraya Timur, Karangasem, Minggu (16/10). (BP/Ant)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karangasem kembali mendistribusikan air bersih ke warga yang ada di Banjar Dinas Bukit Catu, Desa Seraya Timur, Karangasem, Minggu (16/10).

Pendistribusian air ini dilakukan untuk membantu warga setempat yang mengalami krisis air bersih pada musim kemarau ini.

Kalak BPBD Karangasem Ida Bagus Ketut Arimbawa, Senin (17/10) mengungkapkan, pendistribusian air bersih yang dilakukan ke Dusun Bukit Catu, Desa Seraya Timur sesuai permohonan dari Kepala Desa Seraya Timur, karena diwilayahnya mengalami kekeringan akibat cuaca kemarau sehingga warga setempat mulai mengalami krisis air bersih.

Baca juga:  BPBD Karangasem Terus Distribusikan Air Bersih untuk Warga

“Kita distribusikan air memakai mobil tanki milik BPBD sebanyak 5.000 Liter. Air ini kita tempatkan di cubang umum yang ada di wilayah setempat. Air yang disalurkan ini untuk memenuhi kebutuhan 40 kepala keluarga (KK) dengan jumlah 100 jiwa. Kita harap air yang disalurkan mampu membantu mereka dalam pemenuhan air bersih di musim panas ini, “ujarnya.

Arimbawa mengatakan, dampak dari musim kemarau panjang ini, menyebabkan 10 Desa di Karangasem berpotensi mengalami kekeringan ekstrim mulai dari kesulitan air bersih, lahan yang mengering hingga ancaman kebakaran lahan. Pasalnya, ke10 desa tersebut berada di atas ketinggian yang sulit untuk dijangkau ditambah tidak adanya sumber mata airnya dengan kondisi tanah yang tandus secara geografis.

Baca juga:  Kasus Pemasangan Spanduk Penutupan di DTW Ulun Danu Beratan Dibawa ke Jalur Hukum

“Desa-desa yang berpotensi mengalami kekeringan ekstrem selama kemarau tersebar di dua Kecamatan yaitu Kecamatan Kubu terdiri dari Desa Baturinggit bagian atas, Ban, Tulamben, Tianyar, Tianyar Barat, Kubu, Dukuh, Sukadana, serta Tianyar Tengah. Sedangkan untuk Kecamatan Karangasem ada satu yaitu wilayah Desa Seraya Timur,” kata Arimbawa. (Eka Parananda/Balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *