Jalan penghubung Desa Bukti-Desa Tunjung rusak parah ditanami pohon pisang oleh warga. (BP/Istimewa)

SINGARAJA, BALIPOST.com – Jalan penghubung antardesa, yakni Desa Bukti dengan Desa Tunjung di Kecamatan Kubutambahan, Buleleng rusak parah. Informasinya kerusakan jalan penghubung ini terjadi sejak lama.

Warga pun geram hingga menanam pohon pisang di ruas jalan sepanjang 1,5 kilometer itu. Perbekel Desa Bukti Gede Wardana, Senin (15/5), mengatakan jalan itu sejatinya merupakan Jalan Kabupaten. Pihaknya sudah beberapa kali mengusulkan untuk mendapatkan perbaikan ke dinas PUTR Kabupaten Buleleng.

Baca juga:  Jalur Diubah, "Shortcut" Singaraja-Mengwitani Bertambah Jadi 11 Hektare

Namun kata Wardana, pemerintah mengaku belum bisa memperbaiki jalan tersebut, lantaran minimnya anggaran. “Sudah setiap tahun diusulkan agar diperbaiki, bahkan saat Musrenbang kemarin. Usulan kami sudah direspons, namun belum bisa segera diperbaiki karena PUTR minim anggaran,” katanya.

Wardana pun mengaku tidak tahu persis kapan jalan tersebut ditanami pohon pisang oleh warga. Aksi itu baru ia ketahui pada Minggu (14/5), setelah viral di sosial media.

Baca juga:  Hampir 200 Orang Terkonfirmasi COVID-19, Korban Jiwa Bertambah Belasan

Dikatakan Wardana, hampir separuh jalan tersebut rusak parah. Warga pun sempat melakukan perbaikan secara swadaya, namun tidak bertahan lama.

Wardana pun berharap pemerintah dapat segera memperbaiki jalan tersebut, mengingat jalur itu merupakan akses perekonomian masyarakat untuk mengirim hasil pertanian.

Sementara Kepala Dinas PUTR Buleleng I Putu Adiptha belum dapat dikonfirmasi. Ia tidak mengangkat telepon dan membalas pesan sejumlah awak media. (Nyoman Yudha/balipost)

Baca juga:  Pers Jadi¬†Saluran Kredibel
BAGIKAN