Ruas jalan penghubung antara Teki-Panglega yang berlokasi di Banjar Dinas Wates, Desa Datah, Kecamatan Abang jebol usai diterjang aliran air yang sangat deras pada Kamis (6/4). (BP/Istimewa)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Karangasem, menyebabkan ruas jalan penghubung antara Teki-Panglega di Desa Datah, Kecamatan Abang, jebol, Kamis (6/4). Akibatnya, puluhan KK terisolir.

Perbekel Desa Datah I Gede Subrata, Jumat (7/4), mengungkapkan, sebelum akses jalan jebol, wilayah setempat sempat diguyur hujan deras. “Saat ini jalan sama sekali tidak bisa dilintasi kendaraan,” ucapnya.

Subrata, mengatakan, akibat kondisi itu membuat puluhan kepala keluarga (KK) yang ada di Banjar Wates terisolir. Pasalnya, jalan tersebut merupakan akses satu-satunya yang dilewati warga.

Baca juga:  Evakuasi WNA saat Banjir Landa Legian dan Seminyak Dibantah, Ini Kata Kalaksa BPBD Bali

“Tercatat ada 40 KK yang terisolir. Karena tidak ada jalur alternatif lain di wilayah tersebut. Sehingga warga yang ingin ke kota atau ke tempat lain terpaksa harus jalan kaki agar bisa lewat,” kata Sebrata.

Akibat kejadian tersebut, pihaknya berharap agar akses jalan yang jebol tersebut segera dapat diperbaiki oleh instansi terkait, sehingga warga yang saat ini terisolir bisa lewat seperti biasa untuk melakukan aktivitas.

Baca juga:  Kunjungi Museum Agung Bung Karno, Konjen Tiongkok Temukan Dokumen Mao Tse Tung

Sementara itu, Kabid Bina Marga Dinas PUPR dan Perkim Kabupaten Karangasem I Wayan Surata Jaya mengatakan ruas jalan yang jebol untuk sementara agar bisa dilewati oleh masyarakat jalan yang jebol tersebut akan diurug.

“Untuk penanganan secara permanen rencananya akan menggunakan box culvert, saat ini masih dalam proses tender pada pertengahan tahun ini sudah bisa diperbaiki,” kata Surata Jaya. (Eka Prananda/Balipost)

BAGIKAN