DENPASAR, BALIPOST.com – Operasi SAR hari ke-3, Kamis (2/3), untuk mencari 10 korban tenggelamnya KM Linggar Petak 89 menemukan hasil. Pada pukul 10.30 WITA ditemukan 1 orang korban dalam keadaan selamat.

Posisi penemuan berada di barat daya dari Uluwatu dengan jarak kurang lebih 9,5 Nm (arah barat daya dari Pelabuhan Benoa jarak 19 Nm) “KM Bahari Nusantara 25 menemukan korban terapung-apung, korban dalam keadaan selamat namun lemas,” terang Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali), Gede Darmada, S.E., M.A.P dikutip dari keterangan persnya.

Baca juga:  Kuta Jadi "Tempat Sampah"

Adanya penemuan tersebut, KN SAR Arjuna 229 diarahkan bergeser mendekati KM Bahari Nusantara 25. “Kami sudah bisa berkomunikasi dengan Kapten Kapal Bahari Nusantara 25, meskipun terkadang sulit dihubungi karena kendala sinyal, dan tadi diinfokan korban selamat bernama Olof Luturmas,” ungkap Darmada.

Dengan adanya penemuan ini Basarnas Bali menghubungi Basarnas Surabaya untuk membantu melakukan pemantauan dan pemapelan kapal-kapal yang melintasi seputaran Perairan Grojokan serta Alas Purwo. Sebab ada kemungkinan-kemungkinan terbawa ke arah barat.

Baca juga:  Dibanding Sehari Sebelumnya, Kasus COVID-19 Bali Bertambah Lebih Banyak

Pagi hari ini KN SAR Arjuna telah lepas sandar dari Pelabuhan Benoa pada pukul 07.35 Wita. Kepala Seksi Operasi dan siaga Kantor Basarnas Bali, I Wayan Suwena ikut langsung on board. Sebanyak 17 ABK dan 6 personil dari Kantor Basarnas Bali Jimbaran serta unsur SAR lainnya turut ikut dalam operasi SAR. (Yudi Karnaedi/balipost)

BAGIKAN