Ilustrasi Seismograf merekam gerakan tanah selama gempa. (BP/Dokumen)

ANKARA, BALIPOST.com – Sedikitnya tiga orang meninggal dunia dan 213 orang lainnya terluka setelah gempa bumi kembali mengguncang Turki di Provinsi Hatay di bagian selatan Turki. Peristiwa gempa terbaru ini terjadi pada Senin malam (20/2).

“Tiga warga kami kehilangan nyawa, satu orang di Distrik Antakya, satu di Distrik Defne, dan satu di Distrik Samandag,” kata Menteri Dalam Negeri Turki Suleyman Soylu dalam jumpa pers dikutip dari Kantor Berita Antara, Selasa (21/2).

Baca juga:  Dari Lansia Nekat Akhiri Hidup hingga Waspada Potensi Bencana Alam

Upaya pencarian dan penyelamatan sedang dilakukan di tiga lokasi, sambung Soylu. Menurut Badan Penanggulangan Bencana Turki (AFAD), sejauh ini sudah 32 gempa susulan tercatat setelah gempa kali ini.

AFAD mengatakan gempa bermagnitudo 6,4 terjadi sekitar pukul 8.04 malam waktu setempat (10.04 WIB) di Distrik Defne, Hatay. Guncangan tersebut diikuti oleh gempa susulan bermagnitudo 5,8 tiga menit kemudian, dengan pusat gempa di Distrik Samandag di Hatay.

Baca juga:  Soal Perizinan, Pemprov Bali "Warning" Beach Club di Canggu

Gempa ini terjadi dua pekan setelah gempa bermagnitudo 7,7 dan 7,6 yang berpusat di Kahramanmaras mengguncang Turki pada 6 Februari lalu. Gempa mematikan pada 6 Februari itu melanda 10 provinsi, yakni Hatay, Gaziantep, Malatya, Sanliurfa, Adana, Adiyaman, Diyarbakir, Kilis, Osmaniye, dan Elazig.

Menurut data terbaru, lebih dari 13 juta orang terdampak bencana alam ini dan 41.000 meninggal dunia. (kmb/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *