Sejumlah wisatawan berjalan di Objek Wisata Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. (BP/Ant)

JAKARTA, BALIPOST.com – Peningkatan jumlah wisatawan pada tahun ini optimis meningkat. Hal ini mengingat pemerintah sudah mencabut aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Demikian Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia Sandiaga Salahuddin Uno, seperti dikutip dari kantor berita Antara, Rabu (25/1).

“Dengan dicabutnya PPKM menjadi angin segar bagi wisatawan, secara psikologis akan berpengaruh pada wisatawan, dengan muncul anggapan kalau status COVID-19 di Indonesia sudah sangat terkendali,” kata Menparekraf.

Namun demikian, Kemenparekraf mengingatkan agar masyarakat tetap mengutamakan kesehatan dan keselamatan. “Kita akan terus menggaungkan program sertifikasi CHSE dan mendorong lesson learned dari pandemi COVID-19,” tambahnya.

Baca juga:  Kasus COVID-19 Denpasar Naik 35 Persen, Mobilitas Warga Diperketat dengan 7 Pos Penyekatan

Oleh sebab itu, Kemenparekraf pun optimis dan akan menggenjot sektor wisata agar dapat tumbuh dua kali lipat di tahun ini. Sandiaga berharap, dicabutnya PPKM akan memantik kunjungan turis asing maupun wisatawan domestik.

“Kemenparekraf tahun ini akan menggenjot sektor pariwisata agar tumbuh dua kali lipat. Untuk ini, Kemenparekraf mentargetkan kunjungan turis asing atau wisman naik menjadi 3,5-74 juta, sedangkan target pergerakan turis domestik atau wisnus melonjak menjadi 1,2 sampai 1,4 miliar,” terang Sandiaga.

Baca juga:  Ini Risikonya, Jika Ekonomi Bali Turun Lebih dari 5 Persen

“Dengan dicabutnya PPKM diharapkan akan memantik kunjungan wisman maupun pergerakan wisnus di dalam negeri,” imbuhnya.

Di sisi lain, sepanjang libur Imlek kemarin, Sandiaga menyampaikan bahwa berdasarkan sejumlah data, terjadi peningkatan jumlah pengunjung di sejumlah destinasi wisata favorit.

Hal inilah yang semakin membuat Kemenparekraf optimis untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan di sepanjang tahun ini. “Berdasarkan sejumlah data yang kami himpun, bahwa selama libur Imlek 2023 terjadi peningkatan jumlah pengunjung di sejumlah destinasi wisata favorit. Tercatat per 23 Januari 2023, sebanyak 956 wisatawan nusantara dan mancanegara telah mengunjungi wilayah Kepulauan Seribu, untuk menghabiskan waktu libur Imlek 2023,” ujar Sandiaga.

Baca juga:  Batal Lepas Anak Panah, Jokowi Pukul Gong Buka Pawai PKB Ke-40

“Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mencatat sebanyak 37.878 wisatawan berlibur di berbagai objek wisata di wilayah ini selama Libur Tahun Baru Imlek 2023. Humas Taman Margasatwa Ragunan melaporkan terjadi peningkatan pengunjung selama libur tahun baru Imlek 2023, yaitu pada Minggu 22 Januari, total pengunjung 61.026 orang,” pungkasnya. (Kmb/Balipost)

 

BAGIKAN