Presiden Joko Widodo (ketiga kiri) bersama Wakil Presiden Ma’ruf Amin (kelima kiri), Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (keempat kiri), Ketua DPR Puan Maharani (kedua kiri), Sekjen Hasto Kristiyanto (kiri) dan Ketua DPP Bidang Ekonomi Kreatif dan Ekonomi Digital Prananda Prabowo menyaksikan marching band dalam perayaan HUT ke-50 PDI Perjuangan di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Selasa (10/1/2023). (BP/Antara)

JAKARTA, BALIPOST.com – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyerahkan nasi tumpeng kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wapres KH Ma’ruf Amin. Penyerahan tumpeng itu dilakukan di tengah pelaksanaan HUT Ke-50 PDIP yang dilaksanakan di Jakarta Internasional Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta, Selasa (10/1) dikutip dari Kantor Berita Antara.

Awalnya, pembawa acara mempersilakan Ketua Umum PDIP Megawati bersama Presiden Jokowi dan Wapres KH. Ma’ruf Amin untuk naik ke atas panggung di mana tumpeng sudah tersedia. Tak hanya tiga tokoh itu, pembawa acara juga memanggil Ketua DPR RI Puan Maharani, Ketua DPP PDIP M. Prananda Prabowo, Sekjen Hasto Kristiyanto, Bendum Olly Dondokambey, dan Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung naik ke panggung.

Baca juga:  Rapat Perdana, Sudah Ada Bocoran Nama Pimpinan DPRD Bali

Setelah mereka berkumpul di atas panggung, pembawa acara mempersilakan Ketum PDIP Megawati untuk memotong tumpeng. Pada kesempatan itu, ada 50 tumpeng yang sudah disediakan PDIP. Satu berada dalam Aula A1 JIExpo, sedangkan sisanya berada di pelataran.

Didalam aula itu, Presiden Kelima RI itu dipersilakan memegang alat potong. Tumpengan pertama pun diberikan kepada Presiden Jokowi. Jokowi menerima tumpengan itu dengan senyum dan sedikit menundukkan kepalanya.

Baca juga:  Dari Tambahan Masih Seratusan Kasus COVID-19 hingga Parkir Pesawat di Bandara Ngurah Rai

Tumpeng berikutnya kepada Wapres Ma’ruf Amin. Setelah menyerahkan tumpengan itu, Ketum Megawati melakukan foto bersama di atas panggung.

Sementara di sisi luar, tumpengan PDIP juga diberikan kepada kader dan masyarakat. Tumpengan yang di sisi luar berisi buah, sayur, dan bahan pokok lainnya. Setelah acara tumpeng itu selesai, kegiatan HUT PDIP ditutup dengan pembacaan doa yang dibawakan Imam Besar Masjid Istiqlal KH. Nasaruddin Umar.

Baca juga:  Saat KTT G20, Belasan Kepala Negara Ajukan Permintaan Bertemu Jokowi

PDIP pada 10 Januari 2023 merayakan HUT Emas sebagai bagian konsolidasi partai dalam rangka pemenangan pemilu. Parpol berlambang banteng moncong putih itu mengusung tema “Genggam Tangan Persatuan dengan Jiwa Gotong Royong dan Semangat Api Perjuangan Nan Tak Kunjung Padam” dengan subtema Persatuan Indonesia untuk Indonesia Raya dalam perayaan HUT Ke-50. (kmb/balipost)

BAGIKAN