Rumah warga di Suter jebol karena longsor. (BP/Istimewa)

BANGLI, BALIPOST.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Bangli, Rabu (28/12) mengakibatkan sebuah rumah di Banjar/Desa Suter, jebol. Tidak ada korban dalam kejadian itu.

Kelian Banjar Dinas Suter Nengah Suratnata mengatakan rumah yang jebol tersebut milik I Wayan Terus. Musibah itu terjadi sore hari sekitar pukul 17.00 WITA saat wilayah Suter diguyur hujan deras disertai angin kencang.

Suratnata yang tinggal bersebelahan dengan rumah Terus mengaku saat itu ia mendengar adanya suara reruntuhan. Berselang beberapa menit, istri Terus mendatanginya dan menyampaikan kabar bahwa rumahnya jebol. “Saat kejadian itu pemilik rumah I Wayan Terus tidak ada di rumah karena sedang bekerja sebagai buruh bangunan di tempat lain. Yang ada di rumah tersebut saat itu hanya istrinya dan cucunya,” ungkap Suratnata, Kamis (29/12).

Baca juga:  Hujan Deras Sebabkan Banjir di Tulamben, Jalur Utama Karangasem-Singaraja Sempat Tak Bisa Dilalui

Disebutkan, bagian rumah I Wayan Terus yang mengalami jebol yakni kamar tidur dan dapur. Sejumlah barang-barang yang ada di dalamnya tergerus akibat pondasi ambles. “Memang tanahnya labil. Saya bersama beberapa warga lainnya membantu memindahkan beberapa barang yang bisa diselamatkan,” ujarnya.

Kejadian itu sudah disampaikan Suratnata ke perbekel, babinkamtibmas dan Babinsa Suter. Meski jebol, dikatakan rumah tersebut saat ini masih ditinggali I Wayan Terus. “Mereka untuk sementara tidur bersama di ruang tamu. Kalau di ruang tamu itu masih aman,” ujarnya.

Baca juga:  Tanah Longsor dan Banjir Akibat Hujan

Sementara itu berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) Kabupaten Bangli, dampak hujan deras Rabu (28/12) mengakibatkan terjadinya tanah longsor di ruas jalan Landih-Penaga, Desa Lansih Kecamatan Bangli. Upaya penanganan, telah dilaksanakan secara gotong royong oleh warga.

Di Kelurahan Kubu, terjadi pohon tumbang menghalangi akses jalan ke Pura Pucak Pandakan. Warga setempat telah bergotong royong menangani hal itu.

Baca juga:  Yayasan MBM Gelar Workshop Desa, Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Desa Pengotan Secara Partisipatif

Di Desa Bayung Gede Kecamatan Kintamani terjadi tanah longsor disertai serumpun bambu tumbang menerjang akses jalan ke Subak. “Upaya penanganan selain telah dilakukan gotong royong warga, juga akan diturunkan alat berat (loader) dinas PU Kabupaten,” kata Kepala Pelaksana BPBD dan Damkar Bangli I Wayan Wardana.

Di Desa Buahan, Kintamani, hujan mengakibatkan DPT sebuah pura longsor. Material longsor menerjang jalan desa setempat. Untuk upaya penanganan, BPBD Bangli masih berkoordinasi dengan Dinas PU untuk menurunkan alat berat/loader. (Dayu Swasrina/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *