Petugas saat memadamkan api di Banjar Dinas Baturinggit Kaja, Desa Baturinggit, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem. (BP/Istimewa)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Selama dua hari terjadi dua kasus kebakaran di Karangasem, yakni pada Kamis (8/12) dan Jumat (9/12) dini hari. Dua kebakaran rumah tersebut terjadi di Kelurahan Subagan dan Banjar Dinas Baturinggit Kaja, Desa Baturinggit, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran yang terjadi di Kelurahan Subagan adalah rumah milik Ni Nyoman Sulatri. Rumah tersebut mengalami kebakaran diduga akibat dupa yang lupa dimatikan saat sembahyang oleh pemilik rumah.

Baca juga:  Warga Tiongkok Curi Keris Pusaka¬†

Sementara, untuk rumah yang terbakar di Banjar Dinas Baturinggit Kaja, Desa Baturinggit, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem milik I Ketut Sudita. Penyebab kebakaran sama, yakni diduga akibat dupa yang lupa dimatikan saat sembahyang oleh pemilik rumah. Atas kejadian itu, kerugian materiil yang disebabkan mencapai puluhan juta rupiah.

Kapolsek Kubu, AKP I Nengah Sona, mengungkapkan, peristiwa kebakaran tersebut diketahui pertama kali oleh pemilik rumah, yang saat itu sedang tidur di dalam kamar. Karena tiba-tiba ia mendengar ada suara seperti ada yang terbakar sehingga membuat pemilik rumah terbangun. “Setelah bangun dan mengecek ternyata api sudah berkobar dari kamar sebelahnya,” ucapnya.

Baca juga:  Manis Kuningan, Ribuan Warga Turun ke Lokasi Sengketa Tanah

Sona, mengatakan, selain membakar rumah, beberapa barang berharga lainnya juga ikut terbakar seperti perhiasan, TV, lemari, kasur, kompor, pakaian dan juga uang tunai sebesar Rp 10,3 juta juga ikut hangus terbakar. Sehingga total kerugian yang dialami diperkirakan mencapai Rp 50 juta. “Dari keterangan pemilik rumah, diduga akibat sisa dupa sehabis sembahyang yang jatuh ke benda yang mudah terbakar, “katanya.

Sedangkan, Kepala Damkartan, I Nyoman Siki Ngurah, untuk kerugian akibat kebakaran di Subagan kurang lebih mencapai Rp 15 juta rupiah. Sedangkan, untuk kerugian kebakaran di Kubu kurang lebih diperkirakan sekitar Rp50 juta. “Kedua kebakaran yang terjadi ini, diduga akibat dupa habis sembahyang yang lupa dimatikan oleh pemilik rumah,” ujarnya. (Eka Parananda/balipost)

Baca juga:  Pandemi Mendorong Percepatan Perilaku Masyarakat Go Digital
BAGIKAN