Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar sedang melakukan proses evakuasi lima orang mahasiswa dari dalam lift di kampus Universitas Udayana, Denpasar, Bali, Minggu (11/9/2022). (BP/Antara)

DENPASAR, BALIPOST.com – Pada Minggu (11/9), sejumlah peristiwa terjadi. Berikut lima berita yang menjadi atensi pembaca Balipost Online. Ini, cuplikan peristiwa dan link yang bisa diklik untuk membaca lebih detilnya.

1. BPBD Evakuasi Sejumlah Mahasiswa Kedokteran Unud

DENPASAR, BALIPOST.com – Lima orang mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, Bali dievakuasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar. Mereka terjebak dalam lift di kampus tersebut di Denpasar Barat, Minggu (11/9).

Salah satu petugas BPBD yang ditemui di lokasi Halus Sujaya menyatakan evakuasi terhadap lima mahasiswa tersebut berdasarkan informasi yang diterima dari pos cabang imam Bonjol untuk segera melakukan persiapan tindakan evakuasi. “Informasi awal orang terjebak di dalam lift. Setelah itu, ya kami menuju ke TKP dengan membawa peralatan,” kata dia dikutip dari Kantor Berita Antara.

Baca juga:  Sudikerta Ajukan Kasasi dan Minta Dibebaskan

Selengkapnya baca di sini

2. Arema FC Kembali Dijatuhi Sanksi Denda

MALANG, BALIPOST.com – Oknum suporter menyalakan flare atau suar di Stadion Demang Lehman, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan pada Minggu (4/9). Hal ini menyebabkan Arema FC kembali dijatuhi sanksi denda sebesar Rp50 juta.

Ketua Panpel Arema FC Abdul Haris mengatakan bahwa pihak manajemen sangat menyayangkan adanya pelanggaran yang dilakukan oleh oknum pendukung pada laga tandang tersebut. “Ini sangat disayangkan. Ini adalah kesekian kali Arema FC mendapatkan denda akibat flare,” kata Haris di Kabupaten Malang, dikutip dari kantor berita Antara, Minggu (11/9).

Selengkapnya baca di sini

3. Gempa di Mentawai Picu Warga Mengungsi

JAKARTA, BALIPOST.com – Warga Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, Minggu pada pukul 06.10 WIB melakukan pengungsian akibat gempa berkekuatan magnitudo (M) 6,2. Dikutip dari Kantor Berita Antara, Minggu (11/9), dijelaskan guncangan gempa tersebut memicu kepanikan warga sehingga berhamburan ke luar rumah.

Baca juga:  Kasus COVID-19 Harian Nasional Lebih Rendah dari Sehari Sebelumnya

Beberapa warga di Kabupaten Kepulauan Mentawai saat ini telah melakukan evakuasi mandiri ke lokasi pengungsian. Sementara itu menurut laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Mentawai dan BPBD Provinsi Sumatera Barat, gempa itu dirasakan kuat selama kurang lebih 5 detik di Tuapejat dan 10 detik di Kota Padang.

Selengkapnya baca di sini

4. Tambahan Kasus COVID-19 Bali di Bawah 30 Orang

DENPASAR, BALIPOST.com – Tambahan kasus yang dilaporkan Bali makin turun. Pada Minggu (11/9), jumlahnya mencapai 29 orang. Kumulatif kasus COVID-19 di Bali mencapai 166.783 orang.

Baca juga:  "Shortcut" Singaraja-Mengwitani, Lingkungan Jangan Dikalahkan Kepentingan Ekonomi

Tambahan kasus terbanyak dilaporkan Badung. Jumlahnya mencapai 16 orang. Posisi kedua adalah Denpasar dan Buleleng dengan jumlah tambahan masing-masing 3 kasus dan peringkat tiga dipegang Jembrana, Tabanan, dan Gianyar sama-sama sebanyak 2 orang.

Selengkapnya baca di sini

5. Kembali, Aktivitas Subduksi Zona Megathrust Guncang Mentawai

JAKARTA, BALIPOST.com – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa magnitudo (M) 6,2 di Pulau Siberut, Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat pada Minggu (11/9). Gempa ini diikuti gempa susulan dengan M 5,3.

Aktivitas subduksi zona Megathrust Mentawai-Siberut kembali menyebabkan Mentawai berguncang. “Hingga pukul 07.10 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya satu aktivitas gempabumi susulan (aftershock) dengan magnitudo M5,3,” ujar Pelaksana tugas Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono dikutip dari Kantor Berita Antara.

Selengkapnya baca di sini

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *