Wagub Cok Ace saat menerima audiensi Kepala Biro Bisnis Indonesia Perwakilan Bali, Feri Kristianto di Ruang Kerja Wagub Bali, Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Kamis (8/9). (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Wakil Gubernur (Wagub) Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) menyampaikan rasa bangga dan apresiasi. Sebab, semakin banyak pihak yang peduli tentang rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali untuk melakukan transisi menggunakan energi baru terbarukan (EBT) di Bali. Demikian disampaikan saat menerima audiensi Kepala Biro Bisnis Indonesia Perwakilan Bali, Feri Kristianto di Ruang Kerja Wagub Bali, Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Kamis (8/9).

Secara tegas, Wagub Cok Ace mengatakan bahwa Pemprov Bali berkomitmen dalam mendukung RUU Tentang Energi Baru dan Terbarukan (EBT). Bahkan, komitmen untuk mewujudkan EBT telah ditunjukkan dalam berbagai regulasi daerah.

Baca juga:  Positif COVID-19 di Indonesia Bertambah 375 Kasus

Beberapa regulasi daerah yang dimaksud yaitu Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 9 Tahun 2020 tentang Rencana Umum Energi Daerah Provinsi Bali 2020-2050, Peraturan Gubernur Bali Nomor 45 Tahun 2019 tentang Bali Energi Bersih, Peraturan Gubernur Bali Nomor 48 Tahun 2019 tentang Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai, Keputusan Gubernur Bali Nomor 123/03-M/HK/2020 tentang Rencana Umum Ketenagalistrikan Daerah Provinsi Bali 2020-2039 dan Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 17254 Tahun 2021 tentang Pemanfaatan PLTS Atap di Provinsi Bali. “Jadi dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah sudah menyatukan visi untuk menerapkan penggunaan EBT di Bali. Bahkan Bali digadang-gadang sebagai Provinsi yang paling siap di Indonesia,” ungkap Cok Ace.

Baca juga:  Kroditnya TPA Suwung, Sebabkan Tumpukan Sampah Menggunung di Pantai Kuta

Di lain pihak, Penglingsir Puri Ubud ini juga mengatakan dukungan dari penggiat pariwisata di Bali sudah mengalir. Menurutnya, mereka telah menyatakan kesiapan untuk beralih ke sektor EBT. ‘Tinggal tantangan kita Pemerintah untuk menyiapkan berbagai fasilitas dan infrastruktur yang mendukung hal itu. Dan semua itu sedang dipersiapkan,” ujarnya.

Ke depan, ia pun berharap Bali bisa sepenuhnya menggunakan EBT dan menjadi provinsi hijau. Melalui berbagai perhelatan internasional yang dilaksanakan di Bali, sekaligus menjadi promosi untuk transisi energi tersebut. “Semoga semakin banyak pihak mendukung rencana ini,” tandasnya.

Baca juga:  Tambahan WNA dan Warga Luar Bali Terpapar COVID-19 di Bali Capai 2 Digit

Sementara itu, Feri Kristianto membeberkan Bisnis Indonesia Perwakilan Bali akan menggelar “Jelajah Green Province 2022, Road to Transisi Energi Bali” yang dilaksanakan pada 13 September. Tujuan dari kegiatan tersebut adalah menjelajahi titik-titik yang siap dalam menggunakan EBT, serta sosialisasi ke masyarakat tentang penggunaan EBT di Bali.

Ia pun mengakui saat ini Bali merupakan provinsi yang paling banyak mempunyai PLTS, bahkan lebih banyak dari Jakarta. Hal itu membuktikan kesiapan Bali untuk beralih ke EBT. (kmb/balipost)

BAGIKAN