Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra. (BP/olo)

NEGARA, BALIPOST.com – Kapolda Bali, Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra, mengatakan tiga bulan menjelang KTT G20 di Bali, situasi keamanan di Bali masih terkendali dan kondusif. Pengamanan dilakukan di sejumlah titik di Bali termasuk pintu-pintu masuk bandara dan pelabuhan.

Bahkan mendekati pelaksanaan KTT, pengamanan akan dilakukan dengan mengerahkan 6.000 lebih personel dari Kepolisian RI dan didukung unsur TNI. Pengamanan ini dinamakan Operasi Puri Agung 2022.

Baca juga:  Dugaan Korupsi di PDAM Nusa Penida, Inspektorat Daerah Dilibatkan

Di sela- sela peresmian Pos Polisi Sudirman Dewata Polres Jembrana, Selasa (2/8), Kapolda menyebut kerja sama dari masyarakat sangat diharapkan dalam menjaga kondusivitas Bali. Pihaknya meminta kepedulian dari masyarakat menjaga keamanan dan ketertiban di wilayahnya masing-masing

“Partisipasi masyarakat, kami sangat harapkan sekali, untuk bersama menjaga keamanan dan ketertiban (di Bali),” ujarnya.

Secara teknis, khusus pengamanan KTT G20, Kapolda menyebutkan akan menggelar operasi Puri Agung 2022. Sekitar 6.700 personel polisi yang merupakan BKO Mabes Polri, baik dari unsur Pol Udara, Satuan, Densus dan Lalu Lintas.

Baca juga:  Anne Hathaway akan Hadiri Puncak B20 di Bali

Selain di lokasi KTT, pengamanan di pintu masuk seperti Pelabuhan Gilimanuk, Padang Bai dan Celukan Bawang dilakukan bersifat pencegahan. Baik itu pemeriksaan KTP dan kegiatan lainnya yang sifatnya temporer maupun berlanjut tujuannya memberikan rasa aman dan nyaman. “Pengamanan sebenarnya sudah dilakukan sejak Desember lalu, termasuk saat ini di bulan Agustus ada empat kegiatan. Hanya saja skala disesuaikan besaran kegiatan yang diselenggarakan,” ujar Kapolda. (Surya Dharma/balipost)

Baca juga:  Pengembangan Operasi Antik, Dua DPO Diburu
BAGIKAN