I Gusti Anom Saputra. (BP/Dokumen)

NEGARA, BALIPOST. com – Tahun ajaran baru 2022 Sekolah Dasar di Jembrana diwarnai dengan sekolah negeri yang  sangat minim siswa. Dalam satu ruang kelas I, hanya satu siswa yang mendaftar dan diterima. Kondisi ini terjadi di SD Negeri 1 Blimbingsari, Desa Blimbingsari, Kecamatan Melaya.

Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Dikpora) Jembrana, I Gusti Anom Saputra mengatakan, secara umum penerimaan siswa baru untuk SD dan SMP di Kabupaten Jembrana berjalan lancar. Memang ada beberapa sekolah khususnya SMP yang mengalami kelebihan murid yang diterima dari jumlah rombel (rombongan belajar) yang semestinya.

Baca juga:  Di Hadapan Konsul Kehormatan Negara Sahabat, Bupati Tamba Paparkan Potensi Jembrana

Begitu juga ada satu sekolah yang pendaftarnya sangat minim, dalam satu kelas hanya menerima satu siswa. Sehingga diputuskan untuk tetap menerima hanya saja digabungkan dengan kelas II. “Ada kurang satu SD di Blimbingsari yang hanya satu siswa. Tetap jalan, tapi digabung di kelas lebih tinggi, tapi materinya berbeda,” ujarnya.

Menurutnya ini masih evaluasi, ketentuan regrouping tiga tahun berturut-turut. Salah satu faktor yang memicu minimnya siswa, di Blimbingsari tingkat pertumbuhan penduduk cenderung kecil. “Masyarakat memang sedikit, warganya Blimbingsari banyak yang diluar (desa), jadi dari 128 SD Negeri ada satu SD Negeri yang minim murid, hanya satu murid,” kata Anom.

Baca juga:  Balian Diduga Lecehkan Pasien Dilimpahkan ke Kejaksaan

Selain kondisi kekurangan siswa, di satu sisi juga ada sekitar 8 sekolah SMP Negeri yang kelebihan rombel dari standar 32 siswa. Akan tetapi masing-masing SMP itu mengusulkan Standar Pelayanan Masyarakat dan masing masing kelas bisa menambah 4 dari kelebihan rombel.

Dari 8 SMP yang kelebihan murid itu, SMP N 1 Negara sempat masih kelebihan 6 orang siswa meskipun sudah menambah 4 siswa per rombel. Namun, secara mandiri siswa memilih pindah ke SMP 2 Mendoyo di Pohsanten karena dirasa lebih dekat dari rumah. Sehingga bisa teratasi 18 SMP Negeri dalam penerimaan siswa sesuai dengan rombel. (Surya Dharma/balipost)

Baca juga:  Dari Seorang Guru Besar Undiksha Terkonfirmasi COVID-19 Meninggal hingga Gempabumi Guncang Jembrana
BAGIKAN