Suasana simulasi penyelamatan, Senin (4/7), terkait pengamanan FMM G20, yang akan berlangsung 7-8 Juli 2022 di Nusa Dua. (BP/edi)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Sebagai rangkaian puncak KTT G20 yang akan digelar November, sejumlah kegiatan telah mulai digelar di Bali. Pada 7-8 Juli, akan digelar forum Pertemuan Mteri Luar Negeri, Foreign Minister Meeting (FMM) G20 2022.

Tekait event ini, Polda Bali, Senin (4/7) melakukan gelar pasukan dan simulasi penyelamatan di kawasan Nusa Dua. Kapolda Bali Irjen. Pol. Drs. Putu Jayan Danu Putra, S.H., M.Si, yang memimpin apel gelar pasukan ini menyampaikan, untuk pengamanan event yang diperkirakan akan dihadiri seluruh menteri luar negeri dari negara-negara anggota G20 ini, sebanyak 917 personel dikerahkan.

Baca juga:  Dari Usai Reses Sejumlah Anggota DPRD Bali Positif COVID-19 hingga Kumulatif Kasus Positif Lampaui 7.500 Orang

Baik itu dari personel Polda Bali, serta didukung komponen dan stakeholder lainnya. “Dengan adanya sinergitas positif ini, diharapkan pengamanan event tersebut dapat berjalan aman dan kondusif,” katanya.

Apel gelar pasukan ini kata dia, guna pengecekan akhir terhadap kesiapan personel serta sarana prasarana yang akan diterjunkan ke lapangan. Dengan apel ini pihaknya berharap seluruh personel siap melaksanakan tugasnya. Pihaknya menyampaikan, pengaman FMM ini perlu adanya kesatuan pemahaman antara unsur lainnya.

Baca juga:  Basement Gedung DPRD Denpasar Juga Terendam

Dalam pengamanan event dunia ini, pihaknya menegaskan agar seluruh personel selalu memedomani standard operational procedure (SOP) yang telah direncanakan dengan baik, untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang dapat terjadi selama kegiatan berlangsung. “Dan jangan pernah underestimate terhadap segala perkembangan situasi yang ada,” katanya mengingatkan.

Pihaknya juga menjelaskan, agar memperluas akses intelijen serta memperkuat deteksi dini terhadap kelompok-kelompok yang berpotensi mengganggu jalannya kegiatan. Selanjutnya, aparat diminta memaksimalkan dukungan layanan keamanan dan keselamatan yang ada di posko operasi di ITDC dan Pooda Bali. “Intinya, jangan sampai ada gangguan sedikitpun selama kegiatan berlangsung,” tegasnya. (Yudi Karnaedi/balipost)

Baca juga:  Bangkrutnya Agen Perjalanan Thomas Cook Tak Pengaruhi Kunjungan Wisatawan Eropa
BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *