Dua pesilat saling melakukan tendangan, di nomor laga pada event "10 th Perisai Diri International Championship 2022", di GOR Lila Bhuana, Minggu (3/7). (BP/nel)

DENPASAR, BALIPOST.com – Pesilat Bali menyabet lima keping emas, pada hari kedua, event bertajuk “10th Perisai Diei International Championship 2022,” di GIR Lila Bhuana, Minggu (3/7). Kelima medali emas salah satunya diraih pesilat Bali I Komang Pasek Adianta di nomor teknik asli tunggal.

Selanjutnya, Arya Pratama/Dewa Komang Satrya, di teknik berpasangan tangan kosong, kemudian I Kadek Nove Rinanda/I Nyoman Swikara Menda/I Wayan Gede Mariawan, di temnik asal beregu. Medali emas lainnya, dipersembahkan di nomor teknik asli beregu putri yang menurunkan Ni Wayan Ayu Kumala/Ni Wayan Gasela Mandala Putri/Ni Wayan Suasti, serta teknik berpasangan putri Desak Made Anasa Putri/Ni Wayan Ayu Kumala.

Baca juga:  Pesilat Anom dan Dwima Juara Tunggal

Satu-satunya medali emas yang lepas yakni teknik asli putri yang diraih Nu Azizah (Jatim), kemudian perak direbut Frith Duggan (Australia) dsn medali perunggu diraih Desak Gede Tarisa Mahesanti. Dengan demikian, untuk awmentara tim Perisai Diri Bali memimpin perolehn medali dengan 5 emas dan 1 perunggu, disusil Jatim 1 emas dan 1 perak serta 1 perunggu. Sedangkan kontingen NTB memperoleh 2 perak.

Ketua Panpel Nyoman Yamadhputra, Minggu (3/7), menerangkan, total peserta mencapai 609 pesilat, yang berasal dari 30 kontingen, termasuk 6 kontingen mancanegara yakni Belanda, Brunei Darussalam, Jepang. Australia, Timor Leste, serta AS. Hanya, atlet yang tampil 261 putra dan 181 putri, sebab sebagian atlet yang mengikuti kerapian teknik cukup mengirim rekaman videonya, sebab lomba secara online. “Batas waktu pengiriman rekaman video paling lambat 1 Juli 2022,” terangnya.

Baca juga:  Pesilat Kertha Wisesa Bali Juara Umum di Tegal

Sementara kerapian teknik melombakan 22 nomor, seperti teknik asli, teknik senjata wajib, teknik senjata berpasangan, dan teknik berpasangan tangan kosong. (Daniel Fajry/balipost)

BAGIKAN