Umat bersembahyang di Pura Besikalung. (BP/Istimewa)

TABANAN, BALIPOST.com – Bertepatan dengan hari suci Pagerwesi yang jatuh pada rahina Buda Kliwon Wuku Sinta, Rabu (30/3), akan berlangsung karya pujawali/piodalan di Pura Luhur Besikalung. Pura yang termasuk salah satu Jajar Kemiri Pura Luhur Batukaru ini berlokasi di Desa Babahan, Kecamatan Penebel, Tabanan.

Ketua I panitia karya Pujawali Pura Luhur Besikalung yang juga Bendesa Adat Babahan, I Made Sukawana mengatakan, serangkaian nyanggra karya Pujawali atau dudonan karya akan dimulai pada Anggara kasih Dukut atau tanggal 15 Maret 2022 dengan kegiatan pengungkab lawang/atur piuning pukul 16.00 WITA. Kemudian dilanjutkan pada Sukra Kliwon Watugunung (25 Maret 2022) dengan kegiatan nanceb dan caru pengeruwak.

Baca juga:  Anak Usia 14 Tahun Diamankan Bawa Shabu

Pada Saniscara umanis Watugunung (26 Maret 2022) berupa persiapan upakara Saraswati, dan Pebaktian Saraswati. Dilanjutkan pada Redite Paing Sinta (27 Maret 2022) kegiatan banyu pinaruh, pebaktian Saraswati, sekaligus Nyamuh Gede, Negtegan Manik Galih, Nanceb Penjor dan Mendak Toya.

Selanjutnya pada Anggara Wage Sinta (29 Maret 2022) ada prosesi Mepinunas Tirta, Ngulap Ambe, ngadegan, serta Ngaturang Guru Piduka. Dan pada Buda Kliwon Sinta (Pagerwesi) puncak karya Pujawali.

Baca juga:  "Togog Pemaon," di Pujawali Pura Dalem Munduk Bestala

Puncak pujawali sendiri prosesi akan berlangsung sejak pagi hari. Diawali dengan nyangkepin upakara dan nyanggra pemedek (umat). Selanjutnya digelar prosesi nedunang pralingga Ida Bethara pada sekitar pukul 10.00 WITA. Berikutnya digelar prosesi pecaruan/ penyapsap, sekitar pukul 11.00 WITA.

Saat Pujawali di Pura Luhur Besikalung ini dipastikan ribuan umat Hindu dari berbagai pelosok Bali akan tangkil melakukan persembahyangan. Pura ini berada ditengah hutan dan dengan pelinggih utama yang masih bernuansa kuno berupa bebaturan, menjadikan pura ini terkesan sangat bertaksu.

Baca juga:  Ini, Sarana Banten yang Diaturkan dalam Pemayuh Alit di Klungkung

Untuk menuju lokasi pura ini, dari Kota Tabanan perjalanan ke arah utara menuju Pasar Penebel. Perjalanan dilanjutkan ke arah utara memasuki Desa Babahan dan bertemu Banjar Utu. Dari sana belok kiri untuk menuju lokasi pura dengan perjalanan ditempuh sekitar setengah kilo lagi. (Puspawati/balipost)

BAGIKAN