Upacara mapepada agung mengawali puncak karya pujawali ngusaba kedasa di Pura Ulun Danu Batur, Desa Adat Batur, Kintamani, Kamis (17/5). (BP/Ina)

BANGLI, BALIPOST.com – Upacara mapepada agung mengawali puncak karya pujawali ngusaba kedasa di Pura Ulun Danu Batur, Desa Adat Batur, Kintamani, Kamis (17/5). Tidak seperti tahun sebelumnya yang digelar di areal madya mandala pura, upacara mapepada agung, dilaksanakan kembali di jaba pura Ulun Danu Batur. Meski demikian, Krama yang dilibatkan dalam upacara mapepada agung tetap dibatasi mengingat masih dalam situasi pandemi covid-19.

Sebagaimana yang disampaikan pangemong Pura Ulun Danu Batur Jero Gede Batur Duhuran, sejak pandemi Covid-19, sudah dua kali upacara mapepada agung digelar di areal madya Mandala Pura dan hanya melibatkan krama dalam jumlah terbatas. Meski demikian menurutnya hal itu tidak mengurangi makna upacara.

Baca juga:  Karya Agung Panerusan Panca Wali Krama di Pura Penataran Sasih

Dalam upacara mapepada agung kemarin, kata Jero Gede Batur, krama yang dilibatkan terbatas hanya dari desa adat Batur dan krama dari beberapa desa batun sendi Ida Bhatara. “Kalau sebelum pandemi kami memberikan kesempatan kepada Sekaa, kepada yang punya sanggar, kami persilakan datang untuk ngaturang ayah. Kalau tidak ada covid ini, gongnya bisa sampai 50-60 barung. Yang sekarang khusus untuk duwen Ida bhatara saja dan beberapa batun sendi ditambah dengan Ida bahatari ring Kliki, ring Bunutan dan Bonyoh,” jelasnya.

Baca juga:  Pawai Semarakkan Puncak HUT Kota Amlapura Ke-382

Adapun makna digelarnya upacara mapepada agung adalah untuk menyucikan sarana upakara sebelum dipersembahkan kepada Ida Bhatara. Sekaligus memohon agar diberikan keselamatan dan kesejahteraan.

Sesuai dudonan karya, karya ngusaba kedasa di Pura Ulun Danu Batur nyejer selama kurang lebih dua pekan. Jero Gede Batur mengimbau pemedek yang tangkil ke Pura Ulun Danu Batur agar tetap menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker, cuci tangan dan jaga jarak.

Baca juga:  Di Persidangan Ismaya Dkk, Kesaksian Beda dengan BAP

Melalui pelaksanaan Karya Ngusaba Kadasa ini, Jero gede Batur Duhuran memohon dan berharap Ida Bhatara yang berstana di Pura Ulun Danu Batur selalu memberikan anugerah kerahayuan dan kesejahteraan bagi seluruh umat manusia. Dalam karya ini dimohonkan juga agar pandemi covid-19 bisa segera berakhir. (Dayu Rina/Balipost)

 

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *