Pengoperasian angkutan siswa sejalan pelaksanaan PTM di Kabupaten Gianyar. (BP/Istimewa)

GIANYAR, BALIPOST.com – Setelah Bupati Gianyar melalui Dinas Pendidikan memberlakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 7 Maret 2022, secara bersamaan Dinas Perhubungan kembali mengoperasikan angkutan siswa. Kadishub Gianyar, I Wayan Suamba, Selasa (15/3) mengatakan, animo memanfaatkan angkutan siswa sangat tinggi diharapkan pengoperasiannya bisa memperlancar pelaksanaan PTM.

Diungkapkannya, dalam pengoperasian angkutan siswa yang menjadi perhatian utama penerapan protokol kesehatan (prokes). Angkutan siswa ini juga menjadi sarana angkutan publik yang wajib mengikuti aturan prokes.

Baca juga:  Menguatkan Pendidikan Karakter Remaja

Suamba menjelaskan, dalam kondisi normal kapasitas angkutan siswa 20 tempat duduk. Terbatas kapasitas tempat duduk ini otomatis, angkutan siswa mesti dilakukan di susun penjadwalan pemberangkatan angkutan sehingga semua siswa yang menggunakan angkutan siswa bisa terlayani dengan baik. “Pengaturan pemberangkatan angkutan siswa ini dijadwal agar siswa tidak sampai terlambat masuk kelas mengikuti PTM,” jelasnya.

Dipaparkannya, Dishub menyediakan 12 bus angkutan siswa dan 204 angkutan pedesaan secara gratis. Kontrak dengan pihak ke-3 Perum Damri penyedia 204 angkutan siswa sebesar Rp 14.266.355.000 selama 1 tahun kontrak sesuai kalender akademik (pendidikan).

Baca juga:  Tren Kenaikan Kasus di 126 Kabupaten/kota, Menkes Sebut Ini Pemicunya

Lebih lanjut dikatakannya, 12 bus angkutan siswa melayani kawasan Kecamatan Payangan, Tegallalang, Tampaksiring dan Sukawati. Sisanya yang tidak bisa dilayani 12 angkutan bus mempergunakan 204 angkutan pedesaan.

Wayan Suamba berharap kasus covid terus melandai sehingga siswa bisa tetap melaksanakan PTM. ” Dengan begitu, angkutan siswa baik bus dan angkutan pedesaan bisa tetap beroperasi melayani siswa yang melaksanakan PTM sesuai kalender akademik,” jelasnya. (Wirnaya/balipost)

Baca juga:  Gelar PTM di Juli 2021, Diawali 3 Bulan Relaksasi
BAGIKAN