Ilustrasi. (BP/tomik)

DENPASAR, BALIPOST.com – Pada Kamis (10/2), tambahan kasus COVID-19 Bali mengalami penurunan dari sehari sebelumnya yang mencapai 2.556 orang. Namun, jumlahnya masih mencapai ribuan kasus.

Kabar buruk lainnya, kematian masih dilaporkan. Jumlahnya juga sudah dua hari ini mencapai 2 digit.

Pasien yang sudah sembuh juga lebih sedikit dari kasus baru. Tapi, tambahannya cukup tinggi mencapai enam ratusan orang.

Menurut data Satgas Penanganan COVID-19 Bali, jumlah kasus baru yang dilaporkan sebanyak 2.148 orang.  Kumulatif kasus yang ditangani Bali mencapai 133.569 orang.

Tambahan kasus pada hari ini dilaporkan 9 kabupaten/kota. Tambahan terbanyak dilaporkan Denpasar mencapai 726 orang. Disusul Badung di urutan kedua dengan jumlah 522 orang. Posisi selanjutnya, Tabanan mencapai 224 orang.

Baca juga:  Tambahan Kasus COVID-19 Nasional Kembali Naik, Ada di Atas 47 Ribu

Posisi keempat adalah Gianyar sebanyak 178 orang, Klungkung 159 orang, Buleleng 127 orang, Karangasem 121 orang, Jembrana 105 orang, dan Bangli 19 orang.

Kematian bertambah 13 orang dari 7 kabupaten/kota. Yaitu Denpasar, Buleleng, Badung, Karangasem, Klungkung, dan Bangli sama-sama bertambah 2 orang, serta Tabanan 1 orang. Kumulatif mencapai 4.134 orang. Rinciannya 4.128 WNI dan 6 WNA.

Hanya Gianyar dan Jembrana yang hari ini nihil tambahan korban jiwa.

Baca juga:  Booking Service di Dealer Berlogo Astra Motor Rp 19.910, Ini Caranya

Pasien sembuh bertambah 609 orang dari seluruh kabupaten/kota. Yaitu Denpasar 225 orang, Badung 132 orang, Buleleng 87 orang, Tabanan 65 orang, Gianyar 35 orang, Jembrana 32 orang, Klungkung 23 orang, Karangasem 7 orang, dan Bangli 3 orang. Total pasien sembuh mencapai 112.865 orang.

Jumlah kasus aktif sebanyak 16.570 orang.

Data yang dilansir Sekretaris Satgas Penanganan COVID-19 Bali, Made Rentin, menyebutkan per 9 Februari jumlah kasus aktif masih lebih banyak yang melakukan isolasi mandiri. Jumlahnya mencapai 12.924 kasus atau 86,11 persen dari 15.008 kasus aktif. Sementara itu, pasien yang menjalani isolasi terpusat sebanyak 803 kasus (5,35 persen).

Baca juga:  Mahasiswa Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Kos

Untuk yang menjalani perawatan di RS rujukan mencapai 1.281 kasus (8,54 persen). Rinciannya 1.218 kasus diirawat di non-ICU dan 63 kasus di ICU.

Rentin mengatakan terdapat 28 lokasi isoter di seluruh kabupaten/kota. Kapasitas yang disediakan mencapai 1.673 bed dan sudah terisi sebanyak 803 bed atau 48 persen. Masih tersisa sebanyak 870 bed atau 52 persen. (Diah Dewi/balipost)

BAGIKAN