Warga Tionghoa, Banjar Dharma Semadi, Kuta, mebersihkan patung dan altar di Vihara Dharmayana Kuta, Rabu (26/1) menyambut Tahun Baru Imlek. (BP/edi)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Untuk pertama kali selama masa pandemi COVID-19, keluarga besar warga Tionghoa, Banjar Dharma Semadi, Kuta, akan menggelar prosesi tolak bala keliling dengan mengarak Barong Sai dan Liong. Prosesi ini akan digelar sehari sebelum hari raya Imlek, pada Senin (31/1).

Meski demikian, menurut Kelian Banjar Dharma Semadi Kuta, Adi Dharmaja Kusuma, terkait prosesi tolak bala keliling Kuta, pihaknya masih menunggu instruksi lebih lanjut, baik itu dari departemen agama, pemerintah daerah. Jika diizinkan pelaksanaannya, prosesi tetap akan digelar keliling Kuta dengan diiringi Barongsai dan Liong. Sedangkan, bila tidak, prosesi Tolak Bala hanya akan diadakan di depan pintu Gerbang Vihara.

Baca juga:  Momen Imlek, DTW Diminta Optimalkan Pasar Domestik

“Untuk tahun ini pelaksanaan prosesi tolak bala, akan kembali digelar dengan mengelilingi kawasan Kuta, pada tanggal 31 Januari atau sehari sebelum tahun Baru Imlek, dengan diiringi Barongsai dan Liong. Namun kami masih menunggu instruksi lebih lanjut,” kata Adi saat ditemui di Vihara, Rabu (26/1).

Berbeda dengan pelaksanaan sebelumnya pada tahun 2020 dan 2021, yang hanya digelar di depan gerbang Vihara, akiba pandemi. Namun, saat ini, proseso tolak bala ini, ebali digelar berkeliling Kita.

Baca juga:  Kuta Jadi "Tempat Sampah"

Lebih lanjut dirincikannya, untuk rangkaian tolak bala, akan melintasi jalan Blambangan, jalan Kalianget, jalan Raya Kuta, depan Pura Desa Kuta, dan kembali ke Vihara. Sementara untuk pelaksanaan upacara saat hari Imlek, Vihara akan mulai dibuka pukul 00 wita. “Kita akan tetap menyambut umat dengan penuh sukacita, dengan penerapan protokol kesehatan, di backup oleh pihak Kepolisian, Linmas, dan dikoordinir oleh pemuda. Untuk persembahyangan akan diatur sesuai dengan nomor antrian,” bebernya.

Baca juga:  Penguatan Infrastruktur Daerah

Untuk menyambut rangkaian tahun baru Imlek, keluarga besar warga Tionghoa, Banjar Dharma Semadi, Kuta, Badung, Rabu (26/1), mulai melakukan pembersihan Arca atau Patung yang disucikan serta Altar di Vihara Dharmayana Kuta. Pada pembersihan dan persiapan ini, turut melibatkan ratusan krama bamjar Dharma Semadhi, Kuta. (Yudi Karnaedi/Balipost)

BAGIKAN