Seorang siswa SD di Bangli menerima suntikan vaksin COVID-19. (BP/Istimewa)

BANGLI, BALIPOST.com – Vaksinasi COVID-19 untuk anak usia 6-11 tahun di Kabupaten Bangli tetap berjalan meski masa libur sekolah. Pelaksanaan vaksinasi akan dipercepat untuk mengantisipasi penyebaran varian Omicron.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangli dr. I Nyoman Arsana mengatakan walaupun saat ini sekolah diliburkan, pelaksanaan vaksinasi anak tetap jalan. Kegiatan vaksinasi sudah dijadwalkan.

Pihaknya mengaku sudah berkoordinasi dengan Disdikpora dan sekolah terkait kegiatan vaksinasi anak di masa libur sekolah. “Pelaksanaannya tetap di sekolah,” kata Arsana, Minggu (19/12).

Baca juga:  Tambahan Kasus Positif COVID-19 di Bali, Semuanya Transmisi Lokal

Diungkapkan Arsana, sesuai intruksi Bupati, pelaksanaan vaksinasi anak di Bangli akan dipercepat. Jika semula vaksinasi anak dosis pertama ditargetkan selesai akhir Januari 2022, kini akhir Desember 2021.

Sedangkan untuk pemberian vaksin dosis kedua ditargetkan terlaksana selang 28 hari kemudian, sekitar bulan Februari. “Suntikan pertama harus sudah selesai sebelum Januari,” tegasnya.

Adapun yang menjadi alasan dilakukannya percepatan vaksinasi anak di Bangli adalah untuk mengantisipasi penyebaran Omicron. “Besok saya rapat per telpon, saya kejar puskesmas agar vaksinasi dipercepat,” kata mantan Direktur RSU Bangli itu.

Baca juga:  Didatangi Pemedek Saat Banyupinaruh, Banjar Adat Sedit Terapkan Ini

Total anak di Kabupaten Bangli yang ditarget mendapat vaksin sebanyak 22.568 orang. Vaksinasi anak sudah mulai dilaksanakan Pemkab Bangli sejak Rabu (15/12). Hari pertama vaksinasi dilaksanakan di enam sekolah.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bangli Komang Pariartha mengatakan pihaknya di Disdikpora hanya memfasilitasi kegiatan vaksinasi. Mengenai jadwal vaksinasi di masing-masing sekolah, dibuat oleh pihak Dinas Kesehatan. (Dayu Swasrina/balipost)

Baca juga:  Bali Capai Rekor Baru Tambahan Harian Pasien COVID-19 Sembuh! Sayangnya Korban Jiwa Masih Dilaporkan
BAGIKAN