Oksigen generator di RSUD Klungkung. (BP/Istimewa)

SEMARAPURA, BALIPOST.com – Kebutuhan oksigen saat pandemi cukup tinggi. Bahkan, saat pandemi sedang dalam fase puncak, rumah sakit sempat kekurangan oksigen untuk penanganan pasien.

Namun, saat ini RSUD Klungkung bisa cukup tenang menghadapi persoalan ini, karena kini pihak rumah sakit sudah mendapatkan hibah oksigen generator dari Kadin Bali. Direktur RSUD Klungkung dr. I Nyoman Kesuma, Jumat (17/12) menjelaskan bahwa selama pandemi ini permintaan oksigen di RSUD telah meningkat.

Baca juga:  Karyawan Indogrosir positif COVID-19 Capai 26 Orang

Dengan adanya generator oksigen, kebutuhan oksigen RSUD tak perlu menunggu kiriman, sebab bisa langsung diisi sendiri. “Dengan bantuan ini, krisis oksigen di masa pandemi bisa diatasi. Bisa menampung 600 liter dan bisa menghasilkan 30 tabung besar per hari,” ujar dr. Kesuma.

Oksigen Generator sangat dibutuhkan oleh rumah sakit yang berfungsi untuk memproduksi gas oksigen dengan cepat di tengah pandemi COVID-19 ini. Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta usai menerima hibah ini di RSUD Klungkung, menyampaikan oksigen generator ini akan amat membantu dalam penyediaan oksigen di rumah sakit.

Baca juga:  Kasus COVID-19 Melonjak Lagi di Klungkung, Sejumlah Pasien Kondisi Berat

Dengan hibah ini, ke depan tidak akan ada lagi cerita kalau rumah sakit kekurangan oksigen. “Generator oksigen ini bisa menghasilkan 30 tabung besar untuk memenuhi kebutuhan oksigen di RSUD Klungkung. Ini menjawab persoalan yang sempat dihadapi rumah sakit saat fase puncak pandemi COVID-19 lalu,” kata Bupati Suwirta.

Dengan bantuan ini Bupati Suwirta berharap bisa menjaga cadangan oksigen¬†selama pandemi, maupun kebutuhan oksigen di RSUD Klungkung, Pihaknya juga meminta kepada Manajemen RSUD untuk melalukan 3P yakni Pengadministrasian, Pemanfaatan, dan Pemeliharaan. “Pengadministrasian dicatat dengan baik, dimanfaatkan dengan baik jangan sampai mangkrak atau rusak, serta dipelihara dan dirawat,” ujar Bupati Suwirta. (Bagiarta/balipost)

Baca juga:  Turun Dratis, Pasien COVID-19 di RSUD Klungkung
BAGIKAN