Ilustrasi . (BP/dok)

JAKARTA, BALIPOST.com – Survei digelar Voxpopuli Research Center untuk menjaring kandidat calon presiden dalam bursa pilpres 2024. Hasilnya, ada dua kandidat yang memperoleh suara terbanyak dari responden.

Keduanya, disebut Direktur Komunikasi Voxpopuli Research Center Achmad Subadja, Kamis (16/12), bersaing ketat di posisi satu dan dua. Dilansir dari Kantor Berita Antara, Pabowo Subianto menduduki posisi terdepan. Sedangkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo ada di posisi kedua.

“Persaingan ketat memperebutkan peringkat pertama dalam bursa calon presiden terjadi antara Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo,” kata Achmad.

Temuan survei Voxpopuli Research Center menunjukkan Prabowo unggul dengan elektabilitas 19,3 persen terpaut tipis dari Ganjar sebesar 19,1 persen. Jika dilihat dari posisi lima besar, kekuatan Prabowo dan Ganjar jauh melampaui nama-nama yang lain.

Baca juga:  Sejumlah Pelaku Usaha Mikro di Lampung Dikunjungi Menteri BUMN dan Dirut BRI

Pada urutan berikutnya ada nama Anies Baswedan dengan raihan elektabilitas 10,8 persen, Ridwan Kamil 10,0 persen dan Sandiaga Uno 7,2 persen. “Prabowo dan Ganjar berebut posisi unggulan dalam bursa capres 2024,” kata Achmad Subadja.

Menurut Achmad, besar peluang akan terjadi satu lawan satu atau “head to head” jika kedua tokoh tersebut bertarung dalam pemilu mendatang. Kalaupun ada calon ketiga, kekuatannya masih jauh di bawah Prabowo dan Ganjar.

Hanya saja, baik Prabowo maupun Ganjar masih memiliki elektabilitas kurang dari 20 persen. Tren dukungan terhadap Prabowo cenderung stabil, sedangkan Ganjar berpeluang meningkatkan elektabilitasnya.

“Yang diperlukan adalah figur pasangan calon wakil presiden yang dapat memperkuat dukungan publik dan menggalang koalisi partai-partai pengusung,” ujarnya.

Baca juga:  Mendagri Keluarkan SE Atur Larangan "Open House" Lebaran

Survei yang dilakukannya juga menampilkan sejumlah nama yang menempati posisi papan tengah maupun bawah dan dapat dipertimbangkan untuk 2024.

Pada papan tengah, ada Tri Rismaharini dengan elektabilitas 5,0 persen, Erick Thohir 4,6 persen dan Agus Harimurti Yudhoyono 4,0 persen. Selain itu, ada pula Khofifah Indar Parawansa 2,7 persen dan Giring Ganesha 2,5 persen.

Pada papan bawah ada nama Puan Maharani 1,5 persen, Mahfud MD 1,1 persen dan Airlangga Hartarto 1,0 persen. Nama-nama lainnya masih di bawah satu persen, sedangkan sisanya tidak tahu/tidak menjawab sebanyak 10,16 persen.

“Meskipun berada di papan bawah, Puan dan Airlangga merepresentasikan dua partai politik besar yaitu PDIP dan Golkar,” ujarnya.

Baca juga:  Perpres Percepatan Pembangunan PLTSa, Salah Satunya di Denpasar

Prabowo, ujarnya, digadang-gadang bakal berpasangan dengan Puan Maharani yang didukung oleh poros PDIP dan Gerindra. Sementara, Ganjar memiliki peluang menggandeng nama-nama seperti Airlangga Hartarto, Erick Thohir atau Ridwan Kamil.

“Hanya saja, Ganjar masih harus memastikan dukungan dari PDIP atau terpaksa maju dengan kendaraan parpol lain,” kata dia.

Sementara itu, Anies Baswedan mungkin berpasangan dengan Sandiaga Uno atau Agus Harimurti Yudhoyono. Selain itu, arah dukungan dari Nasdem memungkinkan Anies membangun poros ketiga.

Survei Voxpopuli Research Center dilakukan pada 1 hingga 10 Desember 2021 terhadap 1.200 responden yang dipilih secara acak bertingkat (multistage random sampling), yang mewakili seluruh provinsi di Indonesia. Margin of error survei sekitar 2,9 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. (kmb/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *