Sekretaris Daerah Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa saat menerima Audiensi Perum Bulog Kanwil Provinsi Bali Muhamad Alexander di Puspem Badung, Selasa (14/12). (BP/Istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa menerima Audiensi Perum Bulog Kanwil Provinsi Bali Muhamad Alexander di Puspem Badung, Selasa (14/12). Audiensi untuk menjalin komunikasi dan kerjasama sekaligus perkenalan Kepala Badan Urusan Logistik (Bulog) Kanwil Bali ini turut dihadiri Kadis Sosial I Ketut Sudarsana, Kadis Pertanian Tanaman Pangan I Wayan Wijana serta dinas terkait dilingkungan Pemkab Badung.

Sekda Adi Arnawa dalam pertemuan tersebut mengatakan bahwa Pemkab Badung sangat terbuka dan mengapresiasi langkah-langkah bulog dalam mengamankan keberadaan pangan di Kabupaten Badung bahkan Bali. Mengingat Kabupaten Badung yang sebagian besar penduduknya hidup dari dunia pariwisata seakan membuat pertanian terabaikan.

Baca juga:  Terkait Dana Hibah Pariwisata, Pjs. Bupati Badung Tekankan agar Dikelola Cermat, Tepat dan Cepat

“Dan dengan kondisi belakangan ini pandemi Covid-19 telah membuka mata hati kita di Pemerintah Kabupaten Badung terkait potensi pertanian yang ada di Kabupaten Badung juga menjanjikan. Dengan inovasi-inovasi yang dikembangkan, kami berharap Bulog bisa memback up keperluan masyarakat terkait kebutuhan pangan,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Bulog Kanwil Provinsi Bali Muhamad Alexander mengatakan maksud dan tujuannya menemui Sekda Badung untuk memperkenalkan diri terkait penugasannya sebagai Kepala Bulog kanwil Bali yang baru. Di samping itu juga untuk melaksanakan kerjasama dalam penguatan penyediaan pangan untuk ASN dan masyarakat di Badung. “Harapannya kerjasama ini bisa berjalan dengan baik sesuai dengan yang kita diharapkan oleh pemerintah pusat dan daerah serta Bulog. Dalam hal ini kami di Bulog sudah melakukan langkah-langkah konkrit sesuai dengan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Untuk memberikan pelayanan, Bulog juga dapat melayani untuk operasi pasar dan bantuan-bantuan sosial,” ujarnya. (Adv/balipost)

Baca juga:  Dua Bulan Bersekolah, Siswa Baru di Badung Belum Terima Seragam Gratis
BAGIKAN