Alat Berat-Alat berat saat membersihkan material longsoran di jalur Temukus, Desa Besakih. (BP/Nan)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karangasem kembali melakukan penanganan pembersihan material longsoran di jalur Dusun Temukus, Desa Besakih, Rendang Karangasem. Pada pembersihan yang dilakukan Sabtu (13/11), BPBD menerjunkan dua alat berat untuk mempercepat proses pembersihan material.

Plt. Kalaksa BPBD Karangasem, I Nyoman Siki Ngurah, mengungkapkan, untuk pembersihan material longsoran dijalur Temukus terus dilakukan. Selain dilakukan petugas BPBD, pembersihan juga dibantu instansi terkait TNI, Polri dan masyarakat setempat untuk mempercepat proses penanganan.

Baca juga:  Tanaman Semusim Jadi Pemicu Gangguan Lingkungan di Danau Buyan

“Untuk pembersihan Sabtu, kita menerjunkan dua alat berat, sehingga proses penanganan bisa lebih cepat. Untuk hari ini juga pembersihan masih tetap dilakukan. Kita harap, penanganan secepatnya bisa diselesaikan. Dan sekarang warga sudah tidak terisolir lagi karena untuk kendaraan roda dua dan empat sudah bisa melintas,” ucapnya.

Selain melakukan pembersihan material longsoran, dalam kesempatan itu diserahkan puluhan paket sembako kepada warga yang terisolir. Nantinya, paket sembako untuk warga yang lainnya juga akan diserahkan. “Sebelumnya kita serahkan paket sembako kepada 25 KK sesuai data dari desa. Dan ada tambahan 12 KK untuk diberikan paket sembako. Nanti kita berikan lewat kepala desa setempat untuk menyerahkan ke warga tersebut,” katanya.

Baca juga:  Usai Gigit Warga, Khawatir Rabies Anjing Dieliminasi

Sementara itu, Bendesa Adat Temukus, I Nengah Sindia, mengucapkan banyak terima kasih kepada BPBD dan instansi terkait yang sudah merespons secara cepat dalam penanganan pembersihkan material longsoran yang terjadi di jalur temukus. Sehingga saat ini warganya tidak lagi terisolasi karena akses jalan sudah dapat dilewati. “Sekarang jalan sudah bisa dilalui kendaraan roda dua maupun empat,” katanya. (Eka Parananda/balipost)

Baca juga:  Paksebali Andalkan "Dewa Masraman" hingga Ragam Kerajinan
BAGIKAN