Ilustrasi. (BP/tomik)

DENPASAR, BALIPOST.com – Untuk pertama kalinya sejak dilanda gelombang kedua COVID-19 sekitar 5 bulan lalu, Bali nihil melaporkan tambahan korban jiwa pada Minggu (17/10). Sayangnya, kesembuhan yang dilaporkan lebih rendah dari tambahan kasus baru.

Jumlah kasus baru pada hari ini masih dua digit. Tambahannya ada di bawah 35 kasus.

Menurut data Satgas Penanganan COVID-19 Bali, jumlah kasus kembali dilaporkan sebanyak 32 orang. Kumulatif kasus yang ditangani Bali mencapai 113.502 orang.

Baca juga:  PDRB Per Kapita Rp 54 Juta, Tapi Penduduk Miskin di Bali Capai 3,79 Persen

Karena nihil kasus kematian, kumulatif korban jiwa tetap 4.005 orang. Rinciannya 3.999 WNI dan 6 WNA.

Pasien sembuh bertambah sebanyak 29 orang. Total pasien sembuh mencapai 108.975 orang.

Jumlah kasus aktif sebanyak 522 orang. Terdapat 53 RS rujukan dan 243 tempat isolasi terpusat tersebar di seluruh kabupaten/kota dan Provinsi Bali.

Terus Berkurang

Dari data per 16 Oktober, Sekretaris Satgas Penanganan COVID-19 Bali, Made Rentin mengatakan kasus aktif kembali berkurang. Kasus aktif yang ditangani Bali mencapai 519 orang.

Baca juga:  Cabai Sentuh Rp 100 Ribu Per Kilo, Ini Penyebabnya Keluhan Tak Banyak Muncul

Sebanyak 143 (27,55 persen) berada di RS rujukan. Sedangkan, yang menjalani Isolasi Terpusat (Isoter) sebanyak 247 orang (47,59 persen) dan Isolasi Mandiri (isoman) mencapai 129 orang (24,86 persen).

Terdapat 243 isoter dengan kapasitas 1.556 bed. Sudah terisi 247 bed (15,87 persen) dan tersisa sebanyak 1.309 bed (84,13 persen). (Diah Dewi/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *