Alat berat dikerahkan untuk membersihkan material longsor yang menutup akses ke Trunyan, Minggu (17/10). (BP/Dokumen)

BANGLI, BALIPOST.com – Material longsor yang menimbun jalan menuju Desa Trunyan, Kintamani mulai dibersihkan Minggu (17/10). Pembersihan dilakukan menggunakan alat berat.

Kegiatan pembersihan dilakukan secara gotong royong oleh Polres Bangli besama Kodim 1626 Bangli dan Pemkab serta masyarakat. Pembersihan diawali dengan apel bersama di Dermaga Kedisan.

Kapolres Bangli AKBP I Gusti Agung Dhana Aryawan mengatakan gempa yang terjadi Sabtu (16/10) menyebabkan akses jalan menuju Desa Terunyan tertimbun longsor di beberapa titik. Akibat longsor itu proses evakuasi korban dilakukan menggunakan jalur danau.

Baca juga:  Relokasi Korban Longsor Kintamani, BNPB Mulai Survei Lokasi

“Untuk itu hari bersama kodim 1626 Bangli, BPBD dan masyarakat melaksanakan gotong royong untuk membuka akses jalan dari dan menuju Desa Trunyan agar dapat terhubung kembali untuk memudahkan evakuasi dan menyalurkan bantuan kepada korban dan masyarakat setempat,” kata Agung Dhana.

Pembukaan akses jalan juga dilakukan agar masyarakat dapat melaksanakan aktivitas kembali secara normal. Dikatakan Agung kendala yang dihadapi yakni memindahkan batu yang terlalu besar.

Baca juga:  Bangli Siapkan Dua Tempat Ini untuk Karantina Naker Migran

Alat berat yang ada pun tidak mampu memindahkan. “Untuk itu BPBD masih melakukan koordinasi, mudah-mudahan secepatnya dapat diselesaikan,” pungkasnya. (Dayu Swasrina/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *