Andre Surya (kiri). (BP/ist)

MIMIKA, BALIPOST.com – Cabor tarung derajat yang keluar sebagai juara umum di Pra PON dengan merebut 5 emas, kini meraih 4 emas, pada ajang resmi PON XX Papua 2021. Petarung Bali mendulang 4 emas, dari lima petarung yang melaju ke final.

Keempat medali emas dipersembahkan Rudi Nurudin (55,1-58 kg), pasca menundukkan Lukman Hakim (Kepri), di Gedung Serba Guna Eme Neme Yauware, Mimika, Papua, Selasa (12/10).

Petarung Made Ardi Arimbawa (64,1-67 kg), juga merebut emas, usai menundukkan M Rizki Firdaus (Sumut). Gede Dicky Handika Putra (58,1-61 kg) menyabet emas, setelah mengalahkan Andika Dwiki Arislan (Jabar). Emas juga dipersembahkan Andre Surya (75,1-80 kg), setelah menang atas Eko Yusuf Sodik Putra (Jabar), di laga pamungkas.

Baca juga:  Proyek East Connecting Taxiway Rampung, Ini Penampakan Bandara Soetta

Satu-satunya petarung putri yang ke final Ni Made Yogi Astrini (58,1-62 kg), harus puas meraih perak, sebab dikalahkan lawannya Ageng Rizki Ariani (Kalbar). Dengan demikian, tim tarung derajat Bali menggondol 4 emas, 1 perak, dan 3 perunggu yang diperoleh melalui Kadek Krisna Dewi (62.1-66 kg), Dewa Komang Tri Darma Putra (61.1-64 kg), serta Ferdy Surya Dewa Yana (49,1-52 kg).

Untuk posisi juara umum direbut tuan rumah karena memborong 4 emas, dan 3 perak. Usai pengalungan medali, Manajer Tim Tarung Derajat AA Bagus Tri Candra Arka, mengemukakan, petarung Bali bertarung puputan, termasuk di sektor putri. “Padahal, kami ingin petarung Yogi Astrini merebut emas, tetapi gagal. Meskipun demikian, kami tetap menghargai perjuangannya,” ucap pria yang akrab disapa Gung Cok ini.

Baca juga:  Curi Emas, Pedagang Sayur Keliling Ditangkap

Sementara di cabang olahraga Kempo, menambah 1 emas, 1 perak, dan 1 perungu, di GOR Gidi Jayapura, Selasa (12/10). Emas dipersembahkan Nadya Billy/Agung Ratih Saraswati (embu kumi II/III DAN), perak oleh Varis Mardi/Naris Fendi (embu kumi I DAN), serta perunggu oleh Nadya Billy/Agung Ratih Saraswati/Rudy Sihaloho/Walter Raul (embu beregu campuran). (Daniel Fajry/balipost)

BAGIKAN