Benih Nila - Puluhan Ribu ekor benih Nila ditebar serentak di perairan umum dan danau di Buleleng akhir pekan lalu. (BP/Mud)

SINGARAJA, BALIPOST.com – Polres Buleleng mendukung kebijakan pemerintah dalam menjaga ketersedian pangan. Ini ditunjukan dengan partisipasi dalam menjaga kelestarian dan populasi ikan air tawar. Sebanyak 20.250 ekor benih Ikan Nila disebar secara serentak saat akhir pekan.

Penebaran benih di perairan umum meliputi sungai dan danau, digulirkan Polres bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Buleleng. Sebelum penebaran oleh para Kapolsek di wilkum masing-masing, Kepala DKPP Buleleng Gede Putra Aryana menyerahkan puluhan ribu benih Nila kepada Kapolres Buleleng AKBP Andrian Pramduianto.

Baca juga:  Kasus Persetubuhan Anak di Bawah Umur, Polisi Olah TKP

Benih ikan masing-masing dengan jumlah 3.750 ekor benih Nila ditebar di kawasan Danau Buyan dan Danau Tamblingan. Penebaran ini dilakukan oleh Kapolsek Sukasada Komol Made Sartika dan Kapolsek Banjar Kompol Made Agus Dwi Wirawan.

Kapolsek Seririt Kompol Gede Juli bersama jajaranya menebar benih Nila sebanyak 3.750 ekor menyasar kawasan Bendungan Titab – Ularan. Polsek Gerokgak menebar benih Nila sebanyak sebanyak 3.750 ekor di menyasar Bendungan Gerokgak.
Sementara Polsek Busungbiu mendistribusikan benih yang sama sebanyak 3.000 ekor. Benih ini diserahkan kepada kelompok masyarakat yang menggeluti usaha budidaya perikanan di darat.

Baca juga:  Sebulan Diburu, Penebas Juru Tagih Utang Didor

Kapolres Andrian Pramudianto mengatakan, perikanan terutama air tawar menjadi salah satu komponen bahan pangan yang harus terjaga ketersediannya. Untuk itu, pihkanya berpartisipasi dalam menjaga ketersedian bahan pangan terutama ketersedian ikan konsumsi.

Untuk menjaga ketersedian ikan air tawar, solusisnya adalah menjaga kelestarian dan populasi ikan tersebut. Untuk itu, dari penabaran puluhan ribu benih ikan ini, nantinya akan menjaga populasi ikan di perairan umum di Buleleng. Setelah menginjak umur dapat dipanen, maka masyarakat bisa menangkap ikan di perairan umum untuk memenuhi kebtuhan pangan keluarga. Di samping itu, jika ada produksi lebih, maka bisa dijual sehingga menambah penghasilan keluarga itu sendiri.

Baca juga:  Penjual Ayam Menjadi Bandar Narkoba Karena Tergiur Untung Besar

“Sekarang benihnya kita tebar, dan nanti setelah cukup umur untuk panen, maka bisa ditangkap kemjudian dikonsumsi sendiri dan kalau ada hasil lebih bisa dijual, sehingga ketahanan pangan ini terjaga dari pemenuhan konsumsi ikan,” katanya. (Mudiarta/Balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *