Koperasi - Melalui Musda, Pemerintah Daerah bersama Dekopin Gianyar berupaya bersinergi guna menggerakan koperasi. (BP/Wir)

GIANYAR, BALIPOST.com – Kondisi pandemi memasuki tahun 2020 merupakan tantangan yang berat bagi lembaga keuangan termasuk koperasi. Ketua Dekopinda Gianyar Ketut Saban di sela-sela Musyawarah Daerah Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Daerah Gianyar 2021-2026 Rabu (6/10) mengatakan pemerintah daerah bersama Dekopin berupaya bersinergi guna menggerakan koperasi dalam masa pandemi menjadi koperasi yang dikelola secara modern sehat dan tangguh

Ketut Saban mengungkapkan UU Koperasi mendorong pembentukan Dekopin sebagai lembaga koperasi bisa membangun koperasi yang sehat dan tangguh. Ini menjadi tantangan Dekopinda menjadi koperasi di Gianyar siap menghadapi guncangan ekonomi seperti saat pandemi ini.

Baca juga:  Pemerintah Siapkan Bantuan Produktif Untuk Usaha Mikro

Ia menjelaskan dalam pandemi ini terjadi krisis ekonomi yang bersifat menglobal sehingga berdampak terhadap lembaga keuangan termasuk koperasi. Ini menuntut koperasi bisa menerapkan digitalisasi sehingga bisa menjadi koperasi yang modern.

Saban memaparkan untuk menggerakan koperasi di masa pandemi Dekopin Gianyar mengarahkan semua koperasi untuk menjaga likuiditas. “Anggota diarahkan hanya menarik simpanan sesuai dengan kebutuhan agar koperasi tidak menjadi gagal bayar dan anggota diberikan pemahaman bahwa dana disimpan telah disalurkan ke anggota yang membutuhkan tambahan modal dalam bentuk pinjaman,” ucapnya.

Baca juga:  Cerdas Menjabarkan Kepercayaan Publik

Asisten 3 Pemkab Gianyar Ngakan Darmajati, didampingi Kabid Bina Lembaga Diskop UKM Gianyar Dewa Made Merta saat membuka Musda mengatakan Dekopin telah membangun perkoperasian di Kabupaten Gianyar. Dekopin bersama koperasi telah mampu mendukung pembangunan melalui gerakan koperasi. Perkembangan dan pertumbuhan koperasi dapat menyerap banyak tenaga kerja.

Dewa Made Merta menyampaikan jumlah koperasi di Gianyar Tahun 2019 sebanyak 1.239 koperasi. Jumlah koperasi di Gianyar per September 2021 tumbuh menjadi 1257 koperasi. Tantangan yang dihadapi Pemerintah Daerah bersama Dekopin mendorong beroperasi 286 koperasi di Gianyar yang tidak aktif.

Baca juga:  Sediakan Pasar Khusus untuk Perajin dan Petani

Ketua Panitia Musda Dekopin Daerah Gianyar 2021-2026, Nyoman Arjawa menyampaikan adapun tujuan Musda Dekopinda Kabupaten Gianyar, agar bisa terbentuk kepengurusan Dekopinda Kabupaten Gianyar. “Kemudian Pengurus Dekopin bisa bersama-sama insan koperasi, Dinas koperasi dan instansi pemerintah, untuk melayani dan mejembatani gerakan koperasi yang ada di Kabupaten Gianyar,” ucapnya. (Wirnaya/Balipost)

BAGIKAN