Petugas melakukan swab pada salah satu warga Lotim yang diduga membawa sertifikat vaksinasi palsu. (BP/Istimewa)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Dicurigai memalsukan sertifikat vaksinasi, puluhan warga asal Lombok Timur (Lotim), NTB, diamankan. Total ada 31 warga yang bekerja sebagai Anak Buah Kapal (ABK) di salah satu kapal ikan yang dicurigai.

Kapolres Karangasem, AKBP Riko A.A Tarun mengatakan dugaan pemalsuan ini diketahui saat dilakukan pemeriksaan di Pos Pelabuhan Padangbai, saat hendak menyeberang menuju Lombok. Ia mengutarakan hingga kini pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait dugaan pemalsuan dokumen.

Baca juga:  Mendagri Tegur Bupati Gianyar

“Mereka adalah ABK pencari ikan sudah 6 bulan melaut dan bersandar di Benoa. Nah, tadi mereka ingin menyeberang untuk pulang ke kampung halaman di Lombok Timur, ” ujarnya.

Saat pemeriksaan dokumen dari 31 penumpang, hanya 18 orang yang menunjukkan sertifikat vaksin. “Mereka terbagi dalam dua kendaraan, yaitu 27 orang di bus dan empat orang di mobil pribadi,” jelasnya.

Merasa curiga, petugas dari Kantor Kesehatan Pelabuhan Padang Bai, mencoba mengecek keaslian sertifikat vaksinasi lewat aplikasi PeduliLindungi. Diduga palsu. “Saat pemeriksaan mereka belum mengantongi surat antigen. Sempat diamankan …
Baca selengkapnya di media partner DENPOST.id

Baca juga:  Kasus Baru Hampir 200 Orang! Kumulatif Warga Terpapar COVID-19 di Bali Lampaui 49 Ribu Orang
BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *