Luh Mas Sri Diana Wati. (BP/ist)

DENPASAR, BALIPOST.com – Satu-satunya atlet muaythai Bali yang lolos PON Papua, yakni Luh Mas Sri Diana Wati, yang akan tampil di nomor seni tunggal (waikru), sejak TC sentralisasi ini, makin mempertajam penghayatan gerak, berikut menserasikan alunan musik yang mengiringinya.

Luh Mas, di Denpasar, Rabu (11/8) mengatakan, selain mempertajam penghayatan dan menserasikan irama musik, Luh Mas juga memasukkan unsur muatan lokal. “Dalam membawakan gerakan waikru, gerakan mata saya sebagaimana penari Bali, juga ikut memperkaya khasana gerakan seni muaythai,” tuturnya.

Ia menambahkan, di nomor waikru pesaing cukup berat, sebab ada atlet SEA Games dan atlet yang biasa tampil pada kejuaraan internasional, serta atlet terbaik dari berbagai provinsi. “Saya memperkirakan rival berat datang dari atlet Sulsel dan Sulut,” beber dia.

Baca juga:  Lala Studio Kembali Gelar Pelatihan Senam Lansia

Kendati demikian, Luh Mas tetap optimis dirinya bakal menyabet emas. Hal itu didasarkan baik saat Pra PON, maupun Kejurnas 2021 di Kendari, Sultra. “Saya tetap optimis bisa memberikan kado terbaik buat Kontingen Bali,” sebut dia.

Apalagi, kreativitas gerakan yang diberikan pelatih Wayan Suwita, makin menambah kepercayaan dirinya dalam membawakan jurus-jurus bela diri ala Thailand, berikut menyesuaikan alunan musiknya.

Ia menyebutkan, para atlet nomor waikru, membawakan gerakan jurus berdurasi 5 menit. “Awalnya, gerakan yang diciptakan bernuansa Bali mencapai 6 menit, namun kemudian diperpendek lagi menjadi 5 menit,” ucapnya. Ia menegaskan, durasi gerakan tidak boleh lebih dari 5 menit, dan saat ini Luh Mas mampu memperagakan gerakan berdurasi 4 menit 30 detik, terkadang 4 menit 40 detik, sampai 4 menit 50 detik.

Baca juga:  Ubud Segera Ditetapkan sebagai Destinasi Gastronomi Dunia

Di sisi lain, pelatih Wayan Suwita menyatakan, Luh Mas perlu diberikan kepercayaan diri yang tinggi, misalnya supaya tidak grogi atau demam panggung saat tampil di depan publik. “Di Lapangan Kompyang Sujana, terdapat atlet cabor lain sedang berlatih. Kami mohon izin kepada para atlet, agar menyaksikan gerakan Luh Mas supaya dia terbiasa tampil di hadapan masyarakat banyak, sekaligus menguji mentalnya,” papar dia.

Baca juga:  HKG ke-46 PKK Provinsi Bali, TP PKK  Boyong Sembilan Penghargaan

Suwita juga memberikan motivasi kepada Luh Mas, agar kepercayaan dirinya makin tinggi. Caranya, Suwita mendatangkan atlet muaythai dari daerah lain, untuk latihan bersama. (Daniel Fajry/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *