Bekerja- Para tukang ketika mengerjakan bale pesandekan. Saat ini masih nunggak ongkos tukang puluhan juta karena masih kekurangan dana. (BP/Ist)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Inisiator 1.000 Tangga Bahagia, I Putu Gede Mahendra Giri, terus berupaya menggalang dana untuk proyek pembangunan seribu tangga dan bale pesandekan dari pelataran Pura Bukit Kembar Kenusut menuju Pura Lempuyang Luhur, di Banjar Jumeneng, Desa Bukit, Karangasem. Terlebih lagi saat ini masih utang ongkos tukang puluhan juta karena masih kekurangan dana untuk pembayaran tukang tersebut.

Mahendra Giri menegaskan, dirinya terus berupaya untuk tetap bekerja sama dengan beberapa media sosial dan tergerak mewujudkan 1.000 tangga bahagia ini. Termasuk media cetak dan elektronik untuk menyebarkan informasi ini kepada masyarakat luas. “Atas kerja sama ini, sebelumnya Astungkara bisa terkumpul lebih dari belasan juta. Uang yang didapat itu langsung kami serahkan untuk pembayaran ongkos kerja yang terhitung masih sekitar Rp 95 juta,” ucapnya.

Baca juga:  Selamatkan Bali dengan Pendekatan Khusus

Menurutnya, pihaknya sangat berharap adanya donasi demi kelanjutan pembangunan. Termasuk untuk pembayaran tukang yang masih nunggak. “Kami sangat mengharapkan adanya donasi itu. Sekecil apapun itu akan sangat berharga demi kelanjutan pembangunan ini,” harapnya.

Dia menjelaskan, di sisi lain, untuk menuju tangga pertama sejauh 600 meter dan lebar 4 meter jalan memang baiknya nantinya bisa aspal. Untuk itu, kedepannya pihaknya mengharapkan bantuan dari pemerintah dalam proyek ini.

Baca juga:  Selama "Pujawali," Pura Lempuyang Luhur Tertutup untuk Wisatawan

Namun pihaknya juga sebagai masyarakat mengerti kondisi saat ini pemerintah juga sedang berusaha melewati masa pandemi dan melakukan banyak hal untuk masyarakat. “Kami berharap semua komponen saling dukung untuk mewujudkan jalan bagus bertangga menuju Lempuyang Luhur dari jalur Timur. (Eka Parananda/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *