Ilustrasi. (BP/dok)

DENPASAR, BALIPOST.com – Dalam masa pandemi Covid-19, khususnya saat pemberlakukan PPKM Darurat serta PPKM Level 3, pemerintah pusat meminta kepada kepala daerah untuk memberikan stimulus kepada warganya. Terlebih, berbagai program bantuan sosial (bansos) telah dialokasikan dari dana APBN.

Namun, Pemkot Denpasar bukan saja mengandalkan dana pusat. Bansos yang disalurkan kepada warganya juga bersumber dari dana APBD sendiri serta dana desa. Bantuan senilai Rp 300.000 per KK menyasar 10.119 KK tersebar di 16 kelurahan di empat kecamatan se-Kota Denpasar. Sementara untuk masyarakat yang ada di Desa diberikan bantuan BLT melalui Dana Desa.

Baca juga:  Badung Rasionalisasi Bansos, Kucuran Miliaran Rupiah Dana Bantuan ke 5 Parpol Tetap Jalan 

“Ini merupakan program pemerataan pemberian bantuan, dimana bantuan ini diserahkan kepada masyarakat yang berdomisili di Kelurahan dengan menggunakan APBD. Sedangkan warga masyarakat yang berdomisili di Desa menggunakan Dana Desa,” ujar Wali Kota Denpasar, IGN  Jaya Negara, Kamis (22/7).

Plt. Kepala Dinas Sosial Kota Denpasar, I Nyoman Artayasa mengatakan Pemkot Denpasar memberikan bantuan kepada 10.119 KK. Masing-masing BLT berjumlah Rp 300.000, sehingga totalnya mencapai Rp 3 M lebih. Adapun masyarakat yang diberi bantuan merupakan masyarakat yang berdomisili di kelurahan.

Baca juga:  BNI Lanjutkan Penyaluran Bansos PKH di Denpasar

“Masyarakat yang menerima bantuan tercatat sebanyak 10.119 KK yang telah terverifikasi tidak menerima bantuan seperti BST, PKH maupun BPNT. Hal ini dilaksanakan guna pemerataan penerima bantuan agar tidak menerima bantuan ganda,” ujarnya.

Lebih lanjut, Artayasa menjelasakan untuk masyarakat yang berdomisili di desa menerima bantuan melalui Dana Desa dimana jumlah penerima tercatat sebanyak 5.327 KK.

Sedangkan bantuan program pusat, seperti Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Pogram Keluarg Harapan (PKH) serta Bantuan Sosial Tunai (BST) juga sudah disalurkan. Bantuan tersebut diserahkan kepada 14.477 KPM (keluarga penerima manfaat) yang terdiri atas Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau yang dikenal dengan program sembako menyasar sebanyak 2.264 KPM, Program Keluarga Harapan menyasar sebanyak 2.644 KPM.  Selanjutnya yang ketiga yakni Bantuan Sosial Tunai sebanyak 9.569 KPM. Tak hanya itu, seluruh KPM yang menerima ketiga bantuan juga diberikan bantuan beras 10 Kg lantaran Penerapan PPKM Darurat. (Asmara Putera/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *