Ilustrasi. (BP/Suarsana)

DENPASAR, BALIPOST.com – Jumlah korban jiwa COVID-19 yang dilaporkan pada Rabu (7/7) mencapai 8 orang. Data Dinas Kesehatan Provinsi Bali memperlihatkan ada 5 kabupaten/kota yang melaporkan tambahan korban jiwa.

Terdapat tiga kabupaten/kota yang melaporkan tambahan korban jiwa masing-masing 2 orang. Yaitu Jembrana,  Badung, dan Denpasar. Sedangkan 2 kabupaten lagi, yaitu Buleleng dan Tabanan mencatatkan 1 korban jiwa.

Masih dari data, enam korban jiwa yang dicatatkan hari ini tidak memiliki komorbid. Sedangkan dua pasien COVID-19 lainnya, tercatat memiliki penyakit diabetes melitus.

Pasien pertama merupakan pria berusia 51 tahun. Warga Jembrana ini masuk ke RSUP Sanglah pada 17 Juni dan terkonfirmasi dua hari sebelumnya. Pasien dengan komorbid diabetes ini meninggal setelah 19 hari dirawat, pada 7 Juli.

Baca juga:  Jika Vaksin COVID-19 Sudah Ada, Masyarakat Diminta Tetap Taat Jalani Prokes 3M

Pasien kedua merupakan pria berusia 67 tahun. Warga Jembrana ini masuk ke RSUD Negara pada 4 Juli dan terkonfirmasi sehari sebelumnya. Pasien tanpa komorbid ini meninggal pada 7 Juli.

Pasien ketiga merupakan pria berusia 71 tahun. Warga Denpasar ini masuk ke RSUP Sanglah pada 27 Juni namun terkonfirmasi 8 hari sebelumnya. Pasien tak berkomorbid ini meninggal 10 hari setelah dirawat, 7 Juli.

Pasien keempat merupakan perempuan berusia 55 tahun. Warga Denpasar ini masuk ke RSU Prima Medika pada 2 Juli dan terkonfirmasi sehari setelahnya. Pasien tanpa komorbid ini meninggal pada 6 Juli.

Baca juga:  Pangdam IX/Udayana yang Baru "Dibesarkan" di Kopassus

Pasien kelima merupakan pria berusia 54 tahun. Warga Badung ini masuk ke RSUD Mangusada pada 6 Juli dan terkonfirmasi sehari sebelumnya. Pasien tanpa komorbid ini meninggal pada 7 Juli.

Pasien keenam merupakan perempuan berusia 51 tahun. Warga Badung ini masuk ke RSUD Mangusada pada 26 Juni namun terkonfirmasi dua hari sebelumnya. Pasien tanpa komorbid ini meninggal pada 7 Juli.

Pasien ketujuh merupakan pria berusia 75 tahun. Warga Buleleng ini masuk ke RSUD Buleleng pada 6 Juli dan terkonfirmasi di hari yang sama. Pasien dengan komorbid diabetes ini meninggal pada 7 Juli.

Pasien kedelapan merupakan pria berusia 81 tahun. Warga Tabanan ini masuk ke RSUP Sanglah pada 25 Juni namun terkonfirmasi 7 hari kemudian, 2 Juli. Pasien tak berkomorbid ini meninggal setelah 11 hari menjalani perawatan, 6 Juli.

Baca juga:  Dari Kepepet Beli Susu Anaknya Berumur 3 Bulan, Seorang Pria Lakukan Ini hingga Gegara Ini, Ojol Tewas di Pemogan

Kumulatif korban jiwa mencapai 1.605 orang. Rinciannya 1.599 WNI dan 6 WNA.

Posisi lima teratas dengan jumlah warga meninggal karena COVID-19 terbanyak adalah Denpasar 366 orang, Badung 269 orang, Tabanan 206 orang, Buleleng 190 orang, dan Gianyar 144 orang. Sedangkan posisi keenam hingga sembilan adalah Bangli 122 orang, Karangasem 121 orang, Jembrana 86 orang, dan Klungkung 80 orang. Terdapat juga 14 warga kabupaten lain yang meninggal karena COVID-19 di Bali. (Winatha/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

Captcha *