Tanah relokasi 24 are yang digunakan untuk lahan relokasi Pedagang Pasar Umum Blahbatuh. (BP/Wir)

GIANYAR, BALIPOST.com – Dalam rapat Camat Blahbatuh dengan Bendesa Adat Blahbatuh, DPRD dan SKPD terkait telah disepakati penggunaan tanah warga Desa Adat Blahbatuh seluas 24 Are sebagai areal relokasi sementara Pedagang Pasar Umum Blahbatuh. Camat Blahbatuh, Ida Bagus Dharma Yudha, Selasa (22/3) mengatakan penyiapan relokasi di sebelah Pasar Yadnya ini dipercepat sehingga pedagang Pasar Umum Blahbatuh bisa segera berjualan.

Diungkapkannya, untuk meratakan lahan tempat relokasi 24 Are ini menggunakan 2 alat berat dari PUPR Kabupaten Gianyar. Camat Blahbatuh bersama salah satu anggota DPRD Gianyar dari Dapil Blahbatuh juga berupaya meminjam satu alat berat guna mempercepat perataan lahan di tempat relokasi 24 are. ” Penambahan alat berat ini guna mempercepat proses perataan lahan relokasi untuk pedagang Pasar Umum Blahbatuh,” ucapnya.

Baca juga:  Dibanding Sehari Sebelumnya, Tambahan Korban Jiwa COVID-19 Bali Naik 2 Kali Lipat

Dharma Yudha menjelaskan lahan sementara 24 Are ini merupakan milik salah satu warga Desa Blahbatuh. Saat ini Bendesa Blahbatuh meminjam sementara lahan 24 Are ini untuk relokasi sementara pedagang Pasar Umum Blahbatuh. ” Penggunaan lahan warga untuk relokasi pedagang Pasar Umum Blahbatuh ini sudah menggunakan prosedur yang jelas,” tuturnya.

Dharma Yudha menyampaikan Bendesa Blahbatuh sudah meminjam lahan warga 24 are. Ini menggunakan surat perjanjian sehingga ada legalitas terkait lahan relokasi 24 are untuk pedagang Pasar Umum Blahbatuh.

Baca juga:  14 Mall di Bali Mulai Uji Coba Pembukaan

Ia menegaskan tanah warga 24 are ini akan digunakan sampai pengerjaan los/kios, toko yang menggunakan tanah 12 are milik Puri dan tanah 18 Are milik Desa Adat Blahbatuh selesai dikerjakan. Pengerjaan los/kios/toko di tanah 30 are ini ke depan akan dikerjakan dengan waktu sekitar 1,5 bulan.
Dharma Yudha berharap tanah 24 are milik warga ini bisa ditukar dengan tanah lain milik Desa Adat Blahbatuh. ” Dengan begitu tanah 30 are tersebut bisa digabung dengan 24 are sehingga pasar relokasi Pasar Umum Blahbatuh ke depan bisa semakin luas,” tegasnya.

Baca juga:  Olah Kotoran Gajah Jadi Kertas Ramah Lingkungan

Senada dikatakan Kepala Pasar Umum Blahbatuh, I Gusti Ngurah Erawan mengatakan saat ini sedang dilakukan perataan tanah di lokasi tanah warga 24 menjadi tempat sementara untuk berdagang bagi pedagang Pasar Blahbatuh. Ini untuk memenuhi harapan pedagang yang meminta tempat yang mungkinkan mereka bisa segera berdagang.

Gusti Ngurah Erawan menambahkan di lahan relokasi 24 are diupayakan menampung 629 pedagang. ” Ini masih diupayakan ditata sehingga semua pedagang tertampung dan semua secepatnya bisa berjualan,” tegasnya. (Wirnaya/Balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *