Dok - Para ilmuwan bekerja di dalam fasilitas Biotek CSL setelah CSL mengumumkan telah menyetujui untuk mengembangkan vaksin penyakit virus corona (COVID-19) yang dapat tersedia di Australia pada awal 2021, di Melbourne, Australia. (BP/Ant)

SYDNEY, BALIPOST.com – Australia akan melakukan pembatasan penggunaan vaksin COVID-19 AstraZeneca hanya untuk orang berusia di atas 60 tahun. Hal itu dikatakan panel ahli para ilmuwan Australia, sebagaimana dikutip dari kantor berita Antara, Kamis (17/6).

Para pemimpin negara bagian dan teritori Australia itu telah diberitahu tentang rekomendasi dari Australian Technical Advisory Group on Immunization (ATAGI). Pertemuan kabinet nasional darurat dapat diadakan pada Kamis (17/6) untuk membahas apakah akan mengubah peluncuran vaksin.

Baca juga:  Kumulatif Positif COVID-19 Capai 723 Orang, Hampir 70 Persen Kasus Sebarannya di 4 Daerah Ini

Australia pada awal April merekomendasikan orang di bawah 50 tahun harus mendapatkan vaksin COVID-19 Pfizer daripada AstraZeneca. Ini karena kekhawatiran pembekuan darah di antara penerima. (kmb/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

Captcha *